Ragam Contoh

Jadwal Takbiran Idul Fitri 2026, Lengkap Bacaan, Doa, dan Keutamaannya

Berdasarkan perkiraan kalender hijriah, malam takbiran akan berlangsung pada malam 1 Syawal 1447 H, yakni sekitar Minggu malam, 29 Maret 2026

TRIBUN PONTIANAK/TRI PANDITO WIBOWO
ILUSTRASI - Takbiran menjadi salah satu momen penting yang dilakukan umat Islam di seluruh dunia sebagai bentuk ungkapan rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. 

Ringkasan Berita:
  • Takbiran menjadi salah satu momen penting yang dilakukan umat Islam di seluruh dunia sebagai bentuk ungkapan rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.
  • Pada malam tersebut, gema takbir akan terdengar di berbagai tempat, baik di masjid, mushala, maupun lingkungan masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026, umat Muslim mulai bersiap menyambut malam takbiran yang penuh makna.

Berdasarkan perkiraan kalender hijriah, malam takbiran akan berlangsung pada malam 1 Syawal 1447 H, yakni sekitar Minggu malam, 29 Maret 2026, menjelang hari raya yang jatuh pada Senin, 30 Maret 2026 (menunggu penetapan resmi pemerintah melalui sidang isbat).

Takbiran menjadi salah satu momen penting yang dilakukan umat Islam di seluruh dunia sebagai bentuk ungkapan rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Pada malam tersebut, gema takbir akan terdengar di berbagai tempat, baik di masjid, mushala, maupun lingkungan masyarakat.

Adapun bacaan takbir yang dianjurkan merupakan lafaz yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, yaitu “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah…”, yang dibaca berulang sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.

Selain melantunkan takbir, umat Muslim juga dianjurkan untuk membaca doa setelah takbiran. Doa ini dipanjatkan sebagai harapan agar amal ibadah selama Ramadan diterima serta memohon keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

Dari sisi hukum, takbiran termasuk amalan sunnah muakkadah, yakni ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan, baik secara individu maupun bersama-sama. Tradisi ini juga memiliki banyak keutamaan, di antaranya menghidupkan sunnah Rasul, memperkuat syiar Islam, serta menjadi ladang pahala bagi yang mengamalkannya.

Dengan memahami jadwal, bacaan, doa, serta keutamaan takbiran, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih khusyuk, penuh kesadaran, dan makna spiritual yang mendalam.

Limit DANA Cicil Kecil? Ini Cara Kerja dan Tips Menaikkannya Hingga Jutaan Rupiah

Takbiran dimulai sejak:

Malam Idul Fitri (setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Ramadan 1446 H)

Berlangsung hingga sebelum sholat Idul Fitri

Bacaan Takbir Idul Fitri

Berikut adalah bacaan takbir Idul Fitri yang shahih berdasarkan sunnah Rasulullah  :

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِل هَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Transliterasi Latin:

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, laa ilaaha illallah, wallahu akbar, Allahu Akbar, wa lillaahil hamd.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved