Ragam Contoh

Contoh Pantun Demokrasi yang Bijak untuk Meningkatkan Partisipasi Politik di Media Sosial

Berikut beberapa contoh pantun demokrasi yang bijak dan cocok dijadikan caption di media sosial

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
PROFIL - Ayu Gintari, Perempuan muda asal Singkawang yang secara aktif mengedukasi masyarakat tentang demokrasi, Jumat 1 Agustus 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Dengan berkembangnya pantun politik, diharapkan masyarakat tidak bersikap apatis atau acuh tak acuh terhadap dinamika politik yang sedang berlangsung. 

Pantun menjadi sarana yang efektif untuk mengingatkan dan menyampaikan pesan-pesan bijak terkait pentingnya partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berikut beberapa contoh pantun demokrasi yang bijak dan cocok dijadikan caption di media sosial untuk menginspirasi serta mengajak masyarakat lebih aktif dalam berpolitik:

Berikut pantun demokrasi yang menggambarkan situasi berita hits di tahun 2025:

Pantun 1:
Berkendara pagi, cuaca cerah,
Berita besar tentang pilpres tahun ini,
Demokrasi harus dijaga tetap indah,
Agar suara rakyat jadi penentu negeri.

Pantun 2:
Lautan luas ombaknya bergulung,
Berita viral soal kebijakan baru,
Pemilu demokratis tak boleh terbendung,
Agar rakyat memilih tanpa ragu.

AKSI 30 Agustus di Mapolda Kalbar, Kapolresta Pontianak Turun Langsung Duduk Bersila Penuh Dialog

Pantun 3:
Bunga melati tumbuh di taman,
Isu korupsi kian merebak,
Hidupkan demokrasi dengan tangan,
Bersih dan adil, mari kita tetap jaga.

Pantun 4:
Pagi hari minum secangkir kopi,
Berita pilpres kian panasnya,
Pemilu harus bebas dari korupsi,
Agar masa depan jadi lebih cerah adanya.

Pantun 5:
Bintang gemerlap di malam nan sepi,
Isu hukum kembali merebak,
Mari jaga suara rakyat dengan hati,
Agar demokrasi tetap tegak.

Pantun 6:
Pohon tinggi melambai di angin,
Berita hoaks semakin banyak beredar,
Jaga demokrasi dengan bijak berpikir,
Hanya kebenaran yang harus didengar.

Pantun 7:
Matahari terbit di ufuk timur,
Pilihan rakyat jangan dianggap remeh,
Pilih yang amanah, jangan yang semur,
Agar negara tetap maju, tak termakan temeh.

Pantun 8:
Taman indah penuh bunga mekar,
Pemberitaan terus mengalir deras,
Pilih pemimpin yang bijak dan tepat,
Agar negeri tak terjebak dalam arus yang suram.

Pantun 9:
Burung berkicau di pagi yang damai,
Pesta demokrasi makin dekat,
Pemilu jujur harus jadi dambaan,
Agar rakyat bisa memilih dengan hati yang tepat.

Pantun 10:
Angin berhembus sepoi-sepoi,
Berita viral menyebar cepat,
Mari pilih pemimpin yang bijaksana,
Bukan yang hanya pandai berjanji.

Pantun 11:
Dari gunung turun ke lembah,
Isu intoleransi sering menghebohkan,
Demokrasi butuh toleransi yang utuh,
Agar seluruh rakyat bisa saling menyayangi.

20 Contoh Pantun Minang dan Artinya, Penuh Sukacita dan Harapan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved