Polda Kalimantan Barat mengungkap satu kasus tindak pidana Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang terjadi di Kabupaten Sanggau.
Rumah tersebut sebelumnya disebut milik seseorang yang bekerja di BPKP dan kemudian dijual kepada warga asal Ketapang.
Di bidang pelayanan, rutan menerapkan pendaftaran kunjungan secara online. Program ini mempermudah keluarga warga binaan karena pengurusan
Ia menjelaskan, remisi diberikan kepada warga binaan yang telah menjalani pidana minimal enam bulan serta berkelakuan baik sesuai ketentuan
Kodam XII/Tanjungpura mengerahkan satu kompi Yonzipur 6/SD ke Aceh untuk membantu penanganan pasca bencana.
Jembatan yang disiapkan memiliki panjang lebih dari 20 meter dan masih dapat diperpanjang sesuai kondisi medan.
“Kalau melihat pola tahun ini sangat baik. Puncaknya biasanya mulai tanggal 25 Desember ke atas, bertepatan dengan liburan sekolah,” katanya.
Adapun syarat pemberian remisi meliputi telah menjalani pidana minimal enam bulan, memiliki putusan pengadilan yang berkekuatan hukum
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menarik paksa kalung emas yang dikenakan korban, lalu melarikan diri dari lokasi kejadian.
Sebagian besar pesanan datang dari konsumen yang sebelumnya pernah menerima parsel Giftproject PNK, baik dari kerabat, perusahaan
Skenario ini dipilih untuk mengantisipasi ancaman terhadap distribusi bahan bakar yang menjadi kebutuhan vital masyarakat Kalimantan Barat.
Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamalulael menegaskan Rafael Tetelo Luna tewas karena gantung diri.
Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat mengamankan 26 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok menyusul insiden kerusuhan di Kabupaten Ketapang.
Menurut Kapendam, para WNA tersebut tidak hanya menyerang dengan tangan kosong, melainkan menggunakan berbagai jenis senjata berbahaya.
REI Kalimantan Barat berhasil menghimpun donasi sebesar Rp31 juta untuk membantu korban bencana di Aceh dan Sumatera.
Untuk menekan risiko tersebut, Densus 88 terus memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi langsung ke sekolah-sekolah.
Kebakaran melahap satu rumah tersebut terjadi sekiranya pukul 16.00 diduga dari korsleting arus listrik.
Untuk mengantisipasi munculnya penyakit seperti diare, iritasi kulit, dan gatal-gatal, Gubernur memerintahkan pembukaan posko kesehatan
Nuwaira Aizha ibu korban menjelaskan anaknya terakhir terlihat pada Senin 8 Desember 2025 sekitar pukul 10.00 WIB di sekitar rumah.
Saat ini, Silviana menempati peringkat pertama POBSI dan peringkat 15 dunia versi World Pool Association (WPA).