TNI AL Latihan Pengamanan Objek Vital Nasional di Sungai Kapuas

Skenario ini dipilih untuk mengantisipasi ancaman terhadap distribusi bahan bakar yang menjadi kebutuhan vital masyarakat Kalimantan Barat.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo
LATIHAN PENGAMANAN - Anggota Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII menggelar latihan pengamanan objek vital nasional di Sungai Kapuas, Kawasan Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kamis 18 Desember 2025. Latihan tersebut digelar sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan di jalur perairan strategis. 
Ringkasan Berita:
  • Dalam simulasi latihan, prajurit menjalankan skenario pembebasan kapal tanker yang disandera kelompok tidak bertanggung jawab. 
  • Menurut Laksda TNI Sawa, Sungai Kapuas memiliki peran strategis sebagai jalur utama distribusi logistik, bahan bakar, serta aktivitas ekonomi dan industri. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII menggelar latihan pengamanan objek vital nasional di Sungai Kapuas, sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan di jalur perairan strategis.

Dankodaeral XII Laksda TNI Sawa menjelaskan, latihan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan operasional prajurit, mulai dari kesiapan personel, penggunaan alutsista, hingga penerapan prosedur dan doktrin operasi di lapangan.

“Latihan ini menguji kemampuan nyata prajurit dalam merespons ancaman. Kesiapan personel dan sistem operasi harus terus ditingkatkan agar mampu menghadapi situasi darurat,” kata Laksda TNI Sawa.

Dalam simulasi latihan, prajurit menjalankan skenario pembebasan kapal tanker yang disandera kelompok tidak bertanggung jawab. 

Operasi Lilin Kapuas 2025 Dimatangkan, Polresta Pontianak Fokus Tekan Gangguan Kamtibmas dan Lalin

Skenario ini dipilih untuk mengantisipasi ancaman terhadap distribusi bahan bakar yang menjadi kebutuhan vital masyarakat Kalimantan Barat.

Menurut Laksda TNI Sawa, Sungai Kapuas memiliki peran strategis sebagai jalur utama distribusi logistik, bahan bakar, serta aktivitas ekonomi dan industri. 

Gangguan keamanan di jalur tersebut berpotensi menimbulkan dampak luas bagi masyarakat.

“Sungai Kapuas bukan hanya jalur transportasi, tapi urat nadi ekonomi. Karena itu, pengamanan wilayah perairan ini menjadi prioritas,” ujarnya kepada TribunPontianak.co.id, pada Kamis 18 Desember 2025.

Ia menambahkan, latihan pengamanan perairan dilakukan secara berkelanjutan dengan berbagai skenario. 

Meski situasi keamanan saat ini relatif kondusif, potensi ancaman tetap ada, terutama kecelakaan laut yang melibatkan nelayan dan aktivitas perkapalan.

“Dalam kondisi damai, prajurit TNI AL tetap harus siap. Operasi militer selain perang menjadi fokus latihan agar respons di lapangan lebih cepat dan terukur,” tegasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved