Kebakaran di Pontianak

Rumah Lama Tak Berpenghuni Terbakar di Sungai Raya Dalam Pontianak

Rumah tersebut sebelumnya disebut milik seseorang yang bekerja di BPKP dan kemudian dijual kepada warga asal Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran sedang melakukan upaya pemadaman rumah terbakar, di Komplek Bali Mas 1, Jalan Sungai Raya Dalam, Kota Pontianak, Senin, 29 Desember 2025. Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 menghanguskan satu rumah kosong sejak 2012. 

Ringkasan Berita:
  • Ketua RT 02 RW 08, Kusyadi, mengatakan rumah yang terbakar merupakan rumah lama yang sudah lama tidak dihuni. 
  • Ia mengungkapkan sempat beredar informasi bahwa rumah itu dikontrakkan dan ditempati mahasiswa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebuah rumah kosong ludes terbakar di Komplek Bali Mas 1, Jalan Sungai Raya Dalam, Kota Pontianak, pada Senin 29 Desember 2025 pagi, sekitar pukul 09.00 WIB. 

Ketua RT 02 RW 08, Kusyadi, mengatakan rumah yang terbakar merupakan rumah lama yang sudah lama tidak dihuni. 

Menurutnya, rumah tersebut diperkirakan telah tidak ditinggali penghuni aslinya sejak tahun 2012, meski sesekali disebut pernah diisi. 

“Kadang ada yang menempati, kadang kosong, dan tidak pernah ada laporan resmi ke RT,” ujarnya kepada TribunPontianak.co.id.

Ia mengungkapkan sempat beredar informasi bahwa rumah itu dikontrakkan dan ditempati mahasiswa. 

Namun saat kejadian, tidak ditemukan penghuni di lokasi. 

Gajahmada Avara Hadirkan Wajah Baru Lebih Fun dan Energik Angkat Tagline Its Pontianak Saying Hello

“Saya sendiri tidak pernah melihat orangnya dan tidak ada yang melapor,” kata Kusyadi.

Terkait kepemilikan, Kusyadi menyebut status rumah tidak diketahui secara pasti. 

Rumah tersebut sebelumnya disebut milik seseorang yang bekerja di BPKP dan kemudian dijual kepada warga asal Ketapang. 

“Soal kepemilikan sekarang kami juga tidak tahu, karena jual-belinya tidak jelas,” ujarnya.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, mengingat kondisi rumah yang tidak terawat. 

“Kemungkinan masalah listrik, karena rumah kosong dan jaringan listriknya sudah tidak bagus,” jelas Kusyadi.

Relawan pemadam kebakaran, Alvio, mengatakan tingkat kerusakan rumah akibat kebakaran tersebut mencapai lebih dari 80 persen. 

“Kalau detail teknisnya belum bisa dipastikan, tapi dari pandangan mata kerusakannya di atas 80 persen,” ujarnya.

Alvio menambahkan, akses menuju lokasi berada di dalam gang, namun masih bisa dilalui kendaraan pemadam. Peran warga juga dinilai sangat membantu dalam proses pemadaman. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved