Kelenteng Sam Bong Dja selain sebagai pusat ibadah umat Tionghoa juga akan menjadi ikon wisata kala perayaan tahun baru Imlek. Setiap tahunnya
Sejumlah ornamen dan hiasan segera hadir ditampilkan Kelenteng Sam Bong Dja Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat
"Kita sudah mengimbau melalui BPBD kepada warga, memberikan imbauan kepada masyarakat yang terkena dampak agar untuk selalu
Namun dia memastikan kondisi stok LPG yang belum tercukupi di tengah masyarakat hanya bersifat sementara. Pihaknya berkoordinasi
Asmanto, meminta bantuan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk menormalisasi sungai di desanya, Selasa 13 Januari 2026.
SDN 01 Kendaik itu ada 3 bangunan, yang terendam hingga mencapai atap itu adalah ruang kelas 3 sampai kelas 6
Permintaan tersebut disampaikan Asmanto pada Selasa, 13 Januari 2026, menyusul banjir yang merendam dua dusun.
Radit mengatakan, hasil monitoring itu banjir di Desa Bengkawan, Kecamatan Seluas, situasinya mulai surut. Pihaknya mencatat dua dusun
Kapolsek Samalantan, Iptu Bambang Rudiyanto menjelaskan bahwa truk mengalami kecelakaan tunggal
Bupati Sambas Satono bersilaturahmi sekaligus dialog kelembagaan dengan institusi pendidikan tinggi pertahanan nasional
Heroaldi Djuhardi Alwi mewakili Bupati Sambas menghadiri perayaan Natal Oikumene yang digelar di Wisma Indonesia
"Buahnya itu buahnya sudah keruh dan dagingnya juga kecil-kecil itu udah buah sisa sudah buah sisa dari pohon mau habis," ucap Yessi.
Laka itu melibatkan seorang pengendara sepeda motor dan mobil ambulans diketahui milik Puskesmas Galing.
Korban kebakaran di Pasar Seluas, Bengkayang berharap mendapatkan asuransi dengan mengantongi Hak Guna Bangunan
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sambas mendalami penyebab kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Raya Dusun Kembayat.
Jadi kedua orang pengendara motor langsung di bawa ke rumah sakit sambas dan segera di tangani, dan dalam penanganan
Hingga berita ini diturunkan polisi masih mendalami kronologi kejadian dan akan memberikan keterangan lebih jelas.
Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko Kasih, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut.
Hingga saat ini tim gabungan BPBD, TNI, Polri, pemerintah setempat bersama warga terus melakukan evakuasi kepada warga yang terdampak.
Dia mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG Kalbar akan ada potensi curah hujan tinggi beberapa hari kedepan.