Saat penyambutan, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan beserta jajaran tampak bersiap di Gedung VIP Bandara Supadio.
Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat Kalbar agar tidak panik dan tidak melakukan tindakan memborong.
Menanggapi hal itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menyebutkan akan siap menyambut kedatangannya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan, kegiatan ini dirangkaikan dengan doa bersama
Ia menjelaskan bahwa mengenai laporan ini juga harus ada kepastian hukum. Kepastian yang objektif.
Selanjutnya, penerbangan dari Kuala Lumpur (KUL), dengan nomor penerbangan AK 492 dijadwalkan mendarat pada pukul 12.05 siang.
"Insya Allah kita juga akan menyambut Menteri Transportasi Serawak yang ikut pada penerbangan perdana dari Kuching ke Pontianak,"
"Mengenai Customs, Immigration, Quarantine (CIQ). Alhamdulillah udah siap semuanya," katanya kepada tribunpontianak.co.id
Lurah Banjar Serasan, Norani berharap agar program ini bisa berdampak dan menyentuh langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pembangunan utama difokuskan pada Gedung Rawat Inap Standar (Gedung KRIS) yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan.
Di sisi lain, ternyata tunjangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Barat (Kalbar) juga memiliki
Kemudian, untuk Husin sendiri dialihkan menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kota Pontianak.
Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, gerhana bulan total terjadi pada
"Iya benar, memang sudah terjadwal beroperasi kembali," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Minggu 7 September 2025.
Saya juga sudah menyiapkan visi untuk memajukan atlet-atlet kita khususnya Kubu Raya agar prestasinya terus meningkat
Ketua Panitia Kegiatan, Edy Zaidar Mochtar, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam acara ini.
Menanggapi hal itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menjelaskan alasan terkait beras premium tersebut.
Salah satunya adalah dengan memperjuangkan wilayah pengelolaan rakyat (WPR) untuk masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil alam.
Makanan yang dimasak juga dengan memperhatikan ketahanannya, sehingga tetap aman dikonsumsi dalam jangka waktu yang ditentukan.
Kendati demikian, dampak itu masih dirasakan lantaran pemasokannya yang untuk saat ini mulai dibatasi.