Pendaftaranl TKA 2025 Dibuka, SMA Negeri 3 Pontianak Minta Sosialisasi Diperjelas
Uray Lidyq menambahkan, informasi mengenai TKA sebenarnya sudah terdengar sejak adanya pergantian Menteri Pendidikan namun secara
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pendaftaran Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2025 resmi dibuka dan menjadi salah satu syarat untuk mengikuti Seleksi penerimaan mahasiswa baru jenjang pendidikan tinggi.
Namun, SMA Negeri 3 Pontianak mengaku masih menunggu kejelasan terkait teknis pelaksanaannya.
Uray Lidya Safitri, Tim Kurikulum SMAN 3 Pontianak mengatakan bahwa pihak sekolah masih menunggu arahan lebih detail dari dinas terkait.
“TKA ini kan baru pertama kali diadakan. Jadi menurut saya pribadi sebagai guru disini, masih banyak yang belum begitu pasti. Sedangkan hari ini saja baru ada pertemuan Zoom meeting antara dinas dengan sekolah penyelenggara. Jadi baru keluar petunjuknya, segala macam dan masih banyak pertanyaan. Jadi masih ada yang harus kami diskusikan,” jelasnya, Kamis 28 Agustus 2025.
Uray Lidyq menambahkan, informasi mengenai TKA sebenarnya sudah terdengar sejak adanya pergantian Menteri Pendidikan namun secara teknis sekolah belum mendapat gambaran jelas.
• Nenek Norma Warga Pontianak yang Tinggal Dirumah Tak Layak, Pengamat Minta Kinerja RT/RW Dievaluasi
“TKA ini katanya sebagai bukan pengganti ujian, ada yang bilang sebagai pengganti ujian, ada yang bilang sebagai tolak ukur. Kita masih mencari kejelasan dulu. Kemudian juga ada yang bilang TKA ini tidak wajib kalau berasalkan dari Bapak Menteri. Sedangkan ada seolah-olah kalau tidak menikuti, anak-anak akan kesulitan jadi agak kontradiksi,” katanya.
Meski begitu, pihak SMA Negeri 3 Pontianak tetap menganjurkan seluruh siswanya untuk mengikuti TKA agar tidak kehilangan kesempatan di kemudian hari.
“Kami sekolah maunya semua siswa ikut. Insya Allah apapun itu akan ada manfaatnya. Siapa tahu nanti untuk masuk kerja juga diminta hasil TKA. Jadi sementara ini kami kasih tahu ke anak-anak supaya lebih baik mengikuti,” jelasnya.
Uray Lidya juga menyoroti kendala teknis yang dihadapi sekolah terutama terkait perangkat ujian.
“Sekarang yang kendalanya sedikit mengenai perangkatnya. Karena kalau hitung-hitung, namanya laboratorium sekolah itu tidak banyak. Siswanya 378 untuk angkatan ini.
Jadi kita masih lagi mengusahakan pemenuhan bagaimana mencukupi, karena kita ingin anak-anak semua ikut. Jangan sampai ada yang bilang tidak mampu tidak bisa ikut,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah dan dinas terkait memberikan kejelasan agar pihak sekolah bisa mensosialisasikan dengan orang tua siswa.
“Mudah-mudahan nanti ada keseragaman, kesamaan misi antara guru sekolah penyelenggara dengan dinas-dinas yang terkait. Terutama yang membuat kebijakan biar sama-sama enak. Apapun itu kan insya Allah kita tahu maksudnya untuk yang terbaik buat generasi penerus kita,” tutupnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Tes Kompetensi Akademik
SMA Negeri 3 Pontianak
Pontianak
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
Kamis 28 Agustus 2025
Ini Penyebab Jaringan Listrik Gangguan di Putussibau |
![]() |
---|
Sinergi Antar Lembaga Jadi Kunci Cegah TPPO dan TPPM di Perbatasan Kalbar |
![]() |
---|
Hermanus Dorong Optimalisasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja di Kota Singkawang |
![]() |
---|
Supervisi Ditlantas Polda Kalbar di Sekadau Dorong Ketahanan Pangan dan Pelayanan Publik |
![]() |
---|
Lakukan Ploting Point Pagi, Unit Lantas Polsek Pontianak Utara Imbau Pengendara Tertib Lalu L intas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.