Operasi Patuh Kapuas 2026
Operasi Patuh Kapuas 2026 di Kalbar Mendadak Ditunda! Ada Apa?
Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kalbar, AKBP Zulyanto.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kalbar, AKBP Zulyanto.
- Ia menyebutkan bahwa pihak kepolisian saat ini masih menunggu instruksi dan pemberitahuan lebih lanjut dari pusat terkait pelaksanaan operasi di lapangan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) yang sudah bersiap menghadapi gelaran Operasi Patuh Kapuas 2026 harus bersabar.
Agenda besar kepolisian yang semula dijadwalkan berlangsung serentak mulai Senin 8 Juni hingga 21 Juni 2026 tersebut resmi dinyatakan ditunda untuk sementara waktu.
Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kalbar, AKBP Zulyanto.
Ia menyebutkan bahwa pihak kepolisian saat ini masih menunggu instruksi dan pemberitahuan lebih lanjut dari pusat terkait pelaksanaan operasi di lapangan.
"Mohon maaf, untuk kegiatan Operasi Patuh masih ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," ungkap AKBP Zulyanto kepada Tribun Pontianak, Senin 8 Juni 2026.
• Operasi Patuh Kapuas 2026 Berlangsung Dua Pekan, Ini Daftar Pelanggarannya
Padahal, jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalbar sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan matang guna menekan angka pelanggaran lalu lintas yang kian marak di Bumi Khatulistiwa.
Angka Kecelakaan di Kalbar Meroket: 175 Nyawa Melayang dalam 5 Bulan
Penundaan operasi ini menjadi sorotan tajam mengingat angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Barat sepanjang tahun 2026 masih tergolong sangat mengkhawatirkan.
Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Korlantas Polri, tercatat sebanyak 568 kasus kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polda Kalbar hanya dalam periode 1 Januari hingga 31 Mei 2026.
Dampak dari ratusan insiden tersebut sangat fatal:
Meninggal Dunia: 175 Orang
Luka Berat: 282 Orang
Luka Ringan: 596 Orang
Kerugian Material: Mencapai Rp 3,18 Miliar
"Faktor manusia atau human error masih menjadi penyebab utama dengan 541 kasus. Sisanya faktor kendaraan 26 kasus dan faktor jalan satu kasus," jelas Zulyanto. Ia juga menambahkan bahwa sepeda motor menjadi kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan, yakni sebanyak 804 unit.
Intip Bocoran Sasaran Utama Operasi Patuh Kapuas 2026
Meski ditunda, masyarakat diimbau untuk tetap tertib. Jika nantinya Operasi Patuh Kapuas 2026 resmi dimulai, kepolisian akan menyasar sejumlah pelanggaran prioritas yang sering menjadi pemicu kecelakaan.
Berikut adalah poin-poin sasaran utama dan tindakan yang akan diambil:
Penggunaan Helm SNI & Sabuk Pengaman: Pengendara motor tanpa helm SNI dan pengemudi mobil tanpa safety belt.
Melawan Arus: Pelanggaran yang sangat berisiko memicu tabrakan adu banteng.
Berkendara di Bawah Umur: Fokus pada pelajar yang belum memiliki SIM.
Menggunakan HP Saat Berkendara: Gangguan konsentrasi yang memicu tabrakan.
Melebihi Batas Kecepatan: Balap liar atau memacu kendaraan ugal-ugalan.
Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol: Penindakan tegas bagi pengemudi yang mabuk.
Knalpot Brong & Odol: Kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau kelebihan muatan.
Apa Tindakan Polisi Bagi Pelanggar?
Dalam Operasi Patuh Kapuas 2026, kepolisian mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas. Berikut skema tindakannya:
Teguran Simpatik: Untuk pelanggaran ringan yang bersifat administratif awal.
Tilang Elektronik (ETLE): Penggunaan kamera statis maupun mobile (E-TLE) untuk merekam pelanggaran secara otomatis.
Tilang Manual: Dilakukan di tempat untuk pelanggaran kasatmata yang berpotensi membahayakan nyawa orang lain.
Edukasi & Sosialisasi: Pembagian pamflet dan imbauan langsung di jalan raya.
Walaupun jadwal pelaksanaan terbaru masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut, Ditlantas Polda Kalbar tetap menghimbau masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar karena ada operasi kepolisian. (*)
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Jembatan-Kapuas-I-567ghf.jpg)