52 Putra-Putri Kalbar Ikuti Seleksi Paskibraka 2026, Harisson Tekankan Integritas dan Nasionalisme

Sebanyak 52 putera-puteri terbaik utusan dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat mengikuti seleksi tingkat provinsi tersebut.

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
SELEKSI PASKIBRAKA - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, usai membuka Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 belum lama ini. 

Siti Nurhidayati menegaskan, syarat utama mengikuti seleksi Paskibraka meliputi tinggi badan minimal 170 sentimeter untuk putra dan 165 sentimeter untuk putri, berat badan ideal, usia minimal 16 tahun dan maksimal 18 tahun pada Agustus 2026, sehat jasmani dan rohani, mendapat izin sekolah dan orang tua, serta memiliki nilai akademik yang baik.

Selain itu, peserta juga harus memenuhi standar kesehatan fisik seperti tidak mengalami kaki berbentuk O, X, maupun flat foot

Tahapan seleksi sendiri mencakup tes ideologi Pancasila, TWK, Tes Intelegensi Umum (TIU), tes kesehatan, kesamaptaan, psikotes, PBB, hingga wawancara.

“TWK menjadi pintu gerbang utama. Tetapi tes kesehatan juga bisa menggugurkan peserta apabila dinyatakan tidak memenuhi syarat,” katanya.

Tim seleksi terdiri dari unsur Kodam XII/Tanjungpura, Polda Kalbar, Kesbangpol, BPSDM, BPIP, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), hingga konsultan psikologi profesional.

Selama proses seleksi, kegiatan dilaksanakan di sejumlah lokasi seperti Hotel 95 Pontianak, UPT Klinik Pratama, dan GOR Sultan Syarif Abdurrahman.

Siti Nurhidayati kembali menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga integritas seleksi dan menolak segala bentuk intervensi.

“Kami berkomitmen melaksanakan seleksi secara sportif, transparan, dan profesional. Tidak ada ruang untuk titipan. Semua anak memiliki hak yang sama untuk bersaing,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, proses rekrutmen kini menggunakan aplikasi transparansi Paskibraka yang dinilai efektif menekan potensi kecurangan maupun praktik titipan.

"Peserta mendaftar langsung melalui aplikasi. Jika tidak memenuhi syarat, sistem otomatis akan menolak. Alhamdulillah di Kalbar tidak ada oknum yang mencoba menitipkan peserta karena semua berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN

 

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved