Kini Jadi Indikator Kesehatan, Berat Badan Tak Bisa Diabaikan
obesitas kini tidak lagi dipandang sekadar kondisi fisik, melainkan sudah masuk dalam kategori penyakit.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
BERIKAN PENJELASAN - Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga di RSUD dr Soedarso, dr. Izzuddin Fathoni, Sp.K.O Subsp APK (K), saat di wawancara tribunpontianak.co, id usai kegiatan di Hotel Ibis Pontianak City Center, Jl Jenderal Ahmad Yani, Minggu 5 April 2026.
Menurutnya, deteksi dini akan mempermudah penanganan sebelum muncul komplikasi yang lebih berat.
"Karena supaya deteksi lebih awal kan lebih mudah untuk kita nangani daripada nanti komplikasinya banyak-banyak. Mungkin pada saat sekarang ketahuannya berat badannya tinggi saja. Belum ketahuan penyakit-penyakit setelah tinggi ini apa gitu," jelasnya.
Ia menambahkan, obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk diabetes, kolesterol tinggi hingga kanker.
"Apakah sudah nanti ada potensi penyakit gula, penyakit kolesterol, tadi saya katakan. Ada kanker, dan lain-lain," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Baca Juga
| Wawako Singkawang Lakukan Survei Rumah Warga, Mantapkan Program Bedah Rumah Layak Huni |
|
|---|
| Target 30 KDKMP Beroperasi pada Juli 2026, Rudi: 19 Sudah Dibangun di Mempawah |
|
|---|
| Anggota DPRD Kalbar Desak Evaluasi Menyeluruh Usai Kecelakaan Bus Damri di Sanggau |
|
|---|
| Bus DAMRI Alami Kecelakaan di Jalan Penyeladi Sanggau, Satu Korban Meninggal Dunia |
|
|---|
| Kecelakaan Bus Damri di Sanggau, GM Damri Cabang Pontianak : Sedang Dimonitor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ani-Minggu-5-April-2026.jpg)