Dari Tren ke Komitmen, Tantangan Menjaga Ekosistem Padel
Willy yang berlatar belakang sebagai pemain tenis mengaku mulai menekuni padel setelah mengalami cedera lutut.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Koordinator Padel Holyserve, Willy, menyebut perkembangan olahraga padel di Indonesia saat ini menghadapi tantangan utama berupa ketidakseimbangan antara pertumbuhan jumlah lapangan dan jumlah pemain.
"Padel sendiri berkembang, cuma sekarang kendala paling besar itu pertumbuhan jumlah lapangan sama pertumbuhan pemain tidak sebanding," kata Willy saat diwawancarai tribunpontianak.co.id, di Octo Sports & Lifestyle Hub, Jl Jenderal Ahmad Yani, Sabtu 28 Februari 2026.
Menurutnya, olahraga padel berkembang karena adanya pemain baru, namun laju pembukaan lapangan jauh lebih cepat.
"Anggap saja dua bulan sekali dapat pemain baru, tapi pembukaan lapangan hampir tiap bulan. Akhirnya jadi oversupply," ujarnya.
Willy yang berlatar belakang sebagai pemain tenis mengaku mulai menekuni padel setelah mengalami cedera lutut.
Ia telah bermain padel selama dua tahun di Jakarta sebelum akhirnya ikut meluncurkan fasilitas padel di daerahnya pada akhir Juli 2025.
"Waktu itu benar-benar belum ada pemainnya," kata dia.
Ia menjelaskan, media sosial dan fenomena fear of missing out (FOMO) berperan besar dalam memperkenalkan padel ke masyarakat.
• Awal 2026, Yessica Jajal Padel dan Kini Rutin Main 3 Kali Sepekan
"Dari seribu orang yang FOMO, sekitar 200 orang akhirnya jadi commitment player. Dari situlah mulai terbentuk ekosistem," jelas Willy.
Saat awal beroperasi, jumlah pemain aktif padel di Holyserve tidak mencapai 50 orang. Kini jumlahnya meningkat menjadi sekitar 200 orang. Namun, peningkatan tersebut belum sebanding dengan ketersediaan lapangan.
"Jumlah lapangan sama jumlah pemainnya tidak sebanding, tapi saya optimis pemain masih bisa naik" tambahnya.
Untuk biaya, penyewaan lapangan dibanderol Rp350 ribu pada hari kerja dan Rp400 ribu saat akhir pekan.
"Kalau dibagi delapan orang, per orang nggak sampai Rp100 ribu," kata Willy.
Selain itu, pihak pengelola juga menyediakan fasilitas main bareng (mabar) melalui aplikasi internal agar pemain yang datang sendiri tetap bisa bermain.
Selain itu, Holyserve juga meluncurkan aplikasi OctoSpot yang dapat diunduh di iOS dan Android.
padel
permainan padel
OlahragaPadel
olahraga padel
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Sabtu 28 Februari 2026
Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
| Asisten Deputi Menko Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan Pantau Potensi Perbatasan Paloh |
|
|---|
| DPRD Kubu Raya Minta BGN Lakukan Evaluasi Mengenai Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang |
|
|---|
| Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang, Dinkes Kubu Raya Lakukan Pemeriksaan Laboratorium |
|
|---|
| Bupati Sintang Tekankan Komunikasi dan Sinergi pada Sertijab Kepala Bapas Sintang |
|
|---|
| Saka Gin Ekspansi ke Pontianak: Definisikan Makna Premium Melalui Identitas Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/PADEL-786df23ds.jpg)