BBPOM Pontianak Ingatkan Warga Teliti Cek Tanggal Kedaluwarsa Makanan

Dra. Harian, Apt mengingatkan masyarakat agar lebih teliti dalam memperhatikan masa kedaluwarsa produk makanan selama Ramadan.

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
BERIKAN KETERANGAN - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pontianak, Dra. Harian, Apt mengingatkan masyarakat agar lebih teliti dalam memperhatikan masa kedaluwarsa produk makanan selama Ramadan. Imbauan ini disampaikan seiring intensifikasi pengawasan pangan yang dilakukan pihaknya di bulan puasa, Selasa 24 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Imbauan ini disampaikan seiring intensifikasi pengawasan pangan yang dilakukan pihaknya di bulan puasa.
  • Harian menjelaskan, informasi kedaluwarsa pada kemasan produk harus dipahami dengan benar oleh konsumen.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pontianak, Dra. Harian, Apt mengingatkan masyarakat agar lebih teliti dalam memperhatikan masa kedaluwarsa produk makanan selama Ramadan. 

Imbauan ini disampaikan seiring intensifikasi pengawasan pangan yang dilakukan pihaknya di bulan puasa.

Harian menjelaskan, informasi kedaluwarsa pada kemasan produk harus dipahami dengan benar oleh konsumen.

Menurutnya, terdapat perbedaan penulisan tanggal kedaluwarsa, ada yang mencantumkan tanggal, bulan, dan tahun, serta ada yang hanya mencantumkan bulan dan tahun.

"Nah kalau kedaluwarsa itu sesuai dengan tanggal yang tercantum, ada yang tanggal, bulan, tahun, ada juga yang hanya bulan dan tahun. Jadi kalau misalnya ada tanggal, bulan, dan tahun, ini khusus untuk makanan ya, karena kita bicara soal intensifikasi makanan di bulan puasa ini, di Ramadan," ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id di Ruang Kerjanya Jl Dr Soedarso, Selasa 24 Februari 2026.

Ia mencontohkan, apabila pada kemasan tertulis tanggal kedaluwarsa 30 Maret, maka produk tersebut masih layak dikonsumsi hingga pukul 24.00 pada tanggal tersebut.

"Misalnya expired-nya 30 Maret, nah itu berarti sampai tengah malam 30 Maret itu dia belum kedaluwarsa. Tanggal 29 masih boleh kita beli? Boleh, tapi langsung dihabiskan," jelasnya.

Namun demikian, petugas di lapangan tetap memberikan peringatan kepada pedagang apabila menemukan produk yang mendekati masa kedaluwarsa.

"Kalau teman-teman petugas kami ketemu di lapangan seperti itu, kalau belum tanggalnya tidak akan kami suruh turunkan. Paling kita kasih informasi, kita warning. Ini sudah mau kedaluwarsa segera ditempatkan di tempat yang gampang dipantau supaya jangan kelewat," katanya.

Ia menambahkan, kelalaian sering terjadi karena produk yang hampir kedaluwarsa masih dipajang di rak tanpa pengawasan khusus.

Baca juga: Cegah Roti Kadaluwarsa Beredar di Toko dan Pasar, Diskumindag Rutin Lakukan Pengawasan

Selain memperhatikan tanggal kedaluwarsa, masyarakat juga diimbau untuk memeriksa kondisi fisik kemasan sebelum membeli. Menurut Harian, meskipun belum melewati batas kedaluwarsa, produk tetap berpotensi rusak.

"Himbauan kami kepada masyarakat selain cek KLIK, juga harus memperhatikan kemasan. Kadang-kadang meskipun belum kedaluwarsa, bisa juga produknya rusak. Itulah kenapa kita disuruh melihat kemasan secara visual," tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli produk dalam jumlah berlebihan jika masa kedaluwarsanya sudah dekat.

"Kalau misalnya expired-nya sudah dekat, jangan beli banyak-banyak, sesuai dengan kebutuhan," tambahnya.

Dalam waktu dekat, BBPOM Pontianak juga akan melakukan inspeksi lapangan di sejumlah titik keramaian selama Ramadan, termasuk di kawasan Masjid Raya dan Serdam.

"Dalam minggu ini ada inspeksi ke lapangan. Di Pontianak kan ada beberapa spot ya, di Masjid Raya yang paling besar, di Serdam juga saya lihat ada banyak. Sudah satu-dua hari ini kita akan ke lapangan," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved