Imlek dan Cap Go Meh 2026

Turun ke Jalan, Wagub Krisantus Nyalakan Kembang Api Imlek Bersama Warga 

Krisantus Kurniawan, menghadiri malam perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang digelar oleh Perkumpulan Hong Long Sie Ke

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
PERAYAAN IMLEK - Aksi Wagub Krisantus saat turun kejalan untuk menghidupkan kembang api dalam perayaan Imlek Tahun 2026 di Jalan Gajahmada Pontianak. 

Ringkasan Berita:
  • Tak sekadar menyaksikan pertunjukan barongsai dan pesta kembang api, Krisantus turut ambil bagian dengan menyalakan kembang api secara langsung. 
  • Mengenakan busana bernuansa merah, ia tampak turun ke tengah Jalan Gajah Mada dan bergiliran menyalakan kembang api bersama sejumlah pejabat lainnya, disaksikan ribuan masyarakat yang memadati kawasan tersebut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri malam perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang digelar oleh Perkumpulan Hong Long Sie Ke (Marga Yo) di Jalan Gajah Mada, Pontianak.

Tak sekadar menyaksikan pertunjukan barongsai dan pesta kembang api, Krisantus turut ambil bagian dengan menyalakan kembang api secara langsung. 

Mengenakan busana bernuansa merah, ia tampak turun ke tengah Jalan Gajah Mada dan bergiliran menyalakan kembang api bersama sejumlah pejabat lainnya, disaksikan ribuan masyarakat yang memadati kawasan tersebut.

Dalam sambutannya, Krisantus menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada seluruh masyarakat Tionghoa di Kalimantan Barat.

“Saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada seluruh masyarakat Tionghoa di Kalimantan Barat. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan kebahagiaan di Tahun Kuda Api ini,” ujarnya.

Ia mengaku terkesan dengan kemeriahan perayaan Imlek tahun ini. Menurutnya, tidak kurang dari 70 ribu masyarakat dari berbagai daerah memadati Jalan Gajah Mada untuk menyaksikan rangkaian acara.

“Malam ini perayaannya sangat meriah dan luar biasa. Ini merupakan cerminan semangat kebersamaan masyarakat Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak. Kita melihat seluruh suku membaur menjadi satu,” katanya.

Baca juga: Cahaya Obor dan Lampion Menyatu, Simbol Harmoni Ramadhan dan Imlek di Pontianak

Krisantus menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan menolak segala bentuk sekat identitas di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa tidak ada lagi istilah asli atau pendatang, keturunan atau bukan keturunan.

“Kita semua adalah keturunan Nabi Adam AS. Tidak ada manusia yang terlahir memilih suku atau agamanya. Semua itu adalah kodrat Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita syukuri bersama,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk terus mempererat tali silaturahmi, bersatu padu, dan bersama-sama membangun daerah dengan semangat kebersamaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Cap Go Meh Kota Pontianak menyampaikan bahwa rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB telah berjalan lancar dan tertib hingga selesai.

“Masyarakat yang hadir bukan hanya dari Kota Pontianak, tetapi juga dari luar daerah. Bahkan berbagai latar belakang agama turut hadir dan menikmati kemeriahan malam ini,” ujarnya.

Ia menilai perayaan Imlek tahun ini menjadi salah satu pesta kembang api paling meriah sepanjang 2026. 

Panitia juga berharap, menjelang datangnya bulan suci Ramadan dalam beberapa hari ke depan, semangat kebersamaan seperti malam ini dapat terus terjaga. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved