Imlek dan Cap Go Meh
Dibuat Selama Tiga Hari dan Dikukus 24 Jam, Proses Panjang Kue Keranjang Jelang Imlek
Adonan tersebut belum bisa langsung dikukus dan harus melalui tahapan pendiaman selama 24 jam sebelum masuk ke proses berikutnya.
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Riin Sandrayanti, anak dari Owner Dodol Seng Hong Pontianak, mengatakan bahwa meski tampilannya sederhana proses pembuatannya membutuhkan ketelatenan dan waktu yang tidak singkat.
- Setelah itu, beras ketan digiling dan dicampur dengan air hingga menyerupai adonan tepung ketan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dibuat melalui tahapan panjang dan dikukus hingga 24 jam kue keranjang diproses selama tiga hari sebelum siap disajikan dalam perayaan Imlek.
Riin Sandrayanti, anak dari Owner Dodol Seng Hong Pontianak, mengatakan bahwa meski tampilannya sederhana proses pembuatannya membutuhkan ketelatenan dan waktu yang tidak singkat.
“Bahannya itu sebenarnya sederhana, yang sulit itu adalah prosesnya. Bahannya itu cuma dua, yaitu beras ketan sama gula pasir,” ujar Riin saat ditemui di Gang Tria IV, Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Minggu 8 Februari 2026.
Ia menjelaskan, proses pembuatan kue keranjang dimulai dari beras ketan yang dibersihkan dan direndam terlebih dahulu.
Setelah itu, beras ketan digiling dan dicampur dengan air hingga menyerupai adonan tepung ketan.
• Perbedaan Makna dan Tradisi, Ini Arti Kemeriahan Lampu Lampion Saat Imlek
“Nah, pas dia udah jadi kayak tepung ketan, itu kita press sampai airnya kering. Setelah itu baru kita campur, taburin dengan gula pasir. Terus kita ulenin, seperti kita bikin adonan roti sampai teksturnya udah cair,” katanya.
Adonan tersebut belum bisa langsung dikukus dan harus melalui tahapan pendiaman selama 24 jam sebelum masuk ke proses berikutnya.
“Nah, kalau udah sampai kegitu tuh, kita belum bisa langsung kukus. Kita harus diamkan 24 jam gitu lah besoknya. Baru kita timbang sesuai takaran, baru kita kukus. Kukusnya pun 24 jam,” jelas Riin.
Proses panjang tersebut juga terlihat dari perubahan adonan selama tahapan pembuatan berlangsung.
“Jadi prosesnya tuh sulit, dari adonan yang awalnya warna putih, kayak beras ketan putih sampai warna seperti tadi coklat merah gitu,” ucapnya.
Menurutnya, keseluruhan proses pembuatan kue keranjang dari bahan mentah hingga menjadi produk siap saji memakan waktu sekitar tiga hari.
“Iya, dari bahan mentah sampai produk jadi itu tiga hari,” ungkapnya.
Selain memerlukan waktu lama, proses pengukusan kue keranjang juga masih dilakukan secara tradisional dengan menggunakan kayu bakar.
“Karena gini, kita kukusnya pakai kayu bakar loh. Kita masih sangat tradisional, kita pertahankan tradisi itu,” tambahnya.
Riin menambahkan, pihaknya juga memilih untuk tidak membeli tepung ketan melainkan murni dari beras yang diolah menjadi tepung.
Imlek dan Cap Go Meh 2026
Imlek dan Cap Go Meh
Kue keranjang Imlek 2026
resep kue keranjang
kue keranjang imlek
cara membuat kue keranjang
Tips Memilih Kue Keranjang
resep kue keranjang imlek
cara membuat kue keranjang imlek
resep kue keranjang goreng
makna kue keranjang
kue keranjang
filosofi kue keranjang
Cara mengolah Kue Keranjang Imlek
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Minggu 8 Februari 2026
Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
| Menko AHY Hadiri Perayaan Cap Go Meh ke Kota Singkawang, Rencana akan Cek Pembangunan Infrastruktur |
|
|---|
| Berani Melangkah Menyongsong Harapan, Cahaya Mentari Usung Tema Imlek 2026 |
|
|---|
| Kisah Tatung Suhu Pen Mutaji, Siapkan Diri Sebelum Perayaan Festival Cap Go Meh di Kota Singkawang |
|
|---|
| Antisipasi Lonjakan Penumpang Selama Imlek dan CGM, Badara Singkawang Siapkan Penambahan Penerbangan |
|
|---|
| Jelang Imlek dan Cap Go Meh 2026, Pemkab Mempawah Gelar Pasar Murah di Kuala Secapah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/KUE-KERANJANG-435sewfsde.jpg)