Imlek dan Cap Go Meh

Naga Gema Siap Atraksi Cap Go Meh 2026, 50 Meter Penuh Makna

Naga Gema siap atraksi Cap Go Meh 2026 di Pontianak dengan naga 50 meter penuh makna. Simak asal-usul, atraksi, dan harapan budayanya di sini.

Tayang:
Dok. Naga Gema
NAGA GEMA - Tim Naga Gema berfoto bersama usai latihan di Kumpai, Kubu Raya, Minggu 25 Januari 2026. Naga Gema siap atraksi Cap Go Meh 2026 sebagai simbol semangat, doa, dan keberuntungan yang bergema ke seluruh penjuru Kota Pontianak. 

•    Lingkar badan naga kurang lebih 60 cm

•    Dominasi warna kuning dan merah yang melambangkan kejayaan dan keberuntungan

Jumlah Pemain Atraksi

•    Total pemain berkisar 70–80 orang

•    Setiap pemain memiliki peran penting dalam menjaga kekompakan gerak naga

Rencana Atraksi Naga Gema 2026 yang Lebih Memukau

Naga Gema dirancang dengan penambahan variasi gaya permainan agar atraksi tampil semakin dinamis. 

Gerakan seperti gelombang, sembahyang, hingga permainan khas Tiociu seperti kacui akan menjadi bagian dari pertunjukan. 

Inovasi ini bertujuan memberikan daya tarik visual sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam setiap penampilan.

Atraksi Kunjungan Naga Gema ke Rumah dan Kantor

Makna Atraksi Kunjungan

Atraksi kunjungan Naga Gema ke rumah, toko, atau kantor dimaknai sebagai upaya membersihkan energi negatif dan membawa keberuntungan. 

Tradisi ini telah menjadi bagian penting dalam perayaan Cap Go Meh.

Cara Mengajukan Kunjungan

Masyarakat yang ingin menghadirkan atraksi Naga Gema dapat menghubungi panitia atau melalui media sosial resmi Yayasan G2PB x Tri Dharma Macou Keng. 

Informasi lebih lanjut tersedia melalui akun Instagram yayasan.

Harapan Pemain untuk Cap Go Meh 2026

Para pemain berharap Naga Gema siap atraksi Cap Go Meh 2026 dapat bersinar dan membawa keberkahan di Tahun Shio Kuda 2026/2577. 

Selain itu, kehadiran Naga Gema diharapkan mampu menjaga kekompakan antar pemain serta mempererat keharmonisan masyarakat. 

Cap Go Meh 2026 juga diharapkan menjadi simbol kerukunan, terutama karena beriringan dengan bulan Ramadan. 

“Melalui atraksi ini, tradisi budaya Tionghoa diharapkan tetap lestari dan diwariskan secara turun-temurun,” harap Andi Yanto.

(*)

* Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
* Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved