Pendaftar SMP Muhammadiyah 1 Kota Pontianak Capai 150 Siswa

“Kuotanya tahun ajaran 2026-2027 kita 4 lokal atau 4 kelas, satu kelas berkisar antara 35 sampai 40 maksimal,” katanya.

Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
SMP MUHAMMADIYAH PONTIANAK - Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Muhammadiyah 1 Kota Pontianak yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu 21 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Muhammadiyah 1 Kota Pontianak, Sugeng, mengatakan pendaftaran siswa baru dibuka sejak awal Januari dan akan ditutup pada akhir bulan.
  • Ia menjelaskan, pada tahun ajaran 2026–2027 sekolah hanya membuka empat rombongan belajar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Antusiasme masyarakat terhadap penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMP Muhammadiyah 1 Kota Pontianak untuk tahun ajaran 2026–2027 terbilang tinggi.

Hingga 21 Januari 2026 jumlah pendaftar tercatat sudah mencapai sekitar 150 orang.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Muhammadiyah 1 Kota Pontianak, Sugeng, mengatakan pendaftaran siswa baru dibuka sejak awal Januari dan akan ditutup pada akhir bulan.

“Di SMP Muhammadiyah 1 Kota Pontianak itu penerimaan siswa baru dimulai tanggal 1 Januari 2026 dan tutup tanggal 30 Januari 2026,” ujarnya kepada tribunpontianak.co.id, Rabu 21 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pada tahun ajaran 2026–2027 sekolah hanya membuka empat rombongan belajar.

“Kuotanya tahun ajaran 2026-2027 kita 4 lokal atau 4 kelas, satu kelas berkisar antara 35 sampai 40 maksimal,” katanya.

Pemkot Pontianak dan TNI AL Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Melalui Rumkital Rahadi Osman

Sugeng menyebutkan, tingginya minat masyarakat sudah terlihat bahkan sebelum pendaftaran resmi dibuka.

“Alhamdulillah untuk peminat di SMP Muhammadiyah ini luar biasa sekali. Dan tahun lalu juga kami banyak yang inden jadi sebelum pendaftaran dibuka itu sudah mulai daftar di inden,” jelasnya.

Menurutnya, setelah kuota terpenuhi masih banyak calon siswa yang harus menunggu jika ingin masuk ke sekolah tersebut.

“Kemudian setelah pendaftaran, selesai kuota terpenuhi itu masih banyak yang menunggu gitu. Jadi ada yang ingin masuk tapi karena kuota sudah penuh otomatis harus menunggu kan. Nunggu ada yang gugur atau yang mutasi dia baru bisa masuk,” ungkapnya.

Terkait mekanisme pendaftaran, Sugeng mengatakan orang tua/ calon siswa diminta datang langsung ke sekolah untuk mengambil formulir.

“Silahkan hadir saja langsung ke sekolah, kemudian mengambil formulir pendaftaran. Kemudian mengisi biodata dan sebagainya setelah persyaratan yang disiapkan. Dan dikembalikan paling lambat itu 1 minggu formulir sudah harus kembali lagi,” ucapnya.

Ia menambahkan, seleksi akan dilaksanakan pada Februari 2026.

“Dan tes itu dilaksanakan di bulan Februari. Tes akademik tanggal 7, tes psikotestnya tanggal 8, tes interview dan pembacaan qu itu tanggal 4 bulan. Kemudian pengumuman itu tanggal 16 Februari 2026,” tuturnya.

Sugeng juga menyoroti perbedaan waktu pendaftaran dibandingkan tahun sebelumnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved