Kebakaran di Pontianak

Ditinggal Tukang Kebun Usai Membakar Pohon, Rumah Dua Lantai di Pontianak Terbakar

Rumah dua lantai di Gang Purnama 1, Jalan Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, hangus terbakar

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo
KEBAKARAN DI PONTIANAK - Pemadam kebakaran sedang melakukan upaya pemadaman, di Gang Purnama 1, Jalan Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Minggu, 18 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Aden, pemilik rumah, mengatakan kebakaran diduga dipicu dari aktivitas pembakaran sisa potongan pohon jambu oleh seorang tukang kebun. 
  • Menurutnya, tukang tersebut sebelumnya dibayar untuk memotong pohon jambu di halaman rumah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu unit rumah dua lantai di Gang Purnama 1, Jalan Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, hangus terbakar, pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 14.50 WIB.

Aden, pemilik rumah, mengatakan kebakaran diduga dipicu dari aktivitas pembakaran sisa potongan pohon jambu oleh seorang tukang kebun. 

Menurutnya, tukang tersebut sebelumnya dibayar untuk memotong pohon jambu di halaman rumah.

“Setelah dipotong, sisa pohonnya dibakar tepat di bawah pohon jambu itu juga. Tukangnya sudah pulang, jadi tidak ada yang memantau apinya,” ujar Aden kepada TribunPontianak.co.id.

Ia menjelaskan, api diduga menyambar daun dan kemudian merembet ke atap rumah yang berada di bagian pojok. 

Material atap yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan menyebar ke seluruh bangunan.

“Sambaran api langsung ke atap rumah, terus cepat merembet,” katanya.

Saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi berpenghuni. Terdapat empat orang di dalam rumah, dan yang pertama kali mengetahui adanya api adalah sang ibu.

Baca juga: Tanda Misterius Sebelum Kebakaran Besar di Tanjungpura Pontianak, Rifky Kehilangan Segalanya!

“Ibu yang pertama lihat, lalu langsung teriak kebakaran,” ucap Aden.

Aden mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga.

Ia sempat berupaya memadamkan api, namun gagal karena api cepat membesar disertai runtuhan kayu.

“Saya mau nyiram, tapi ada kayu jatuh-jatuh, jadi langsung keluar,” katanya.

Api disebut mulai membakar dari bagian bawah rumah, tepatnya dari area kamar, sebelum menjalar ke bagian atas bangunan.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah aset berharga ikut hangus terbakar, termasuk dua unit sepeda motor Honda Win, satu jenis motor bebek serta perabot rumah tangga seperti televisi, pendingin ruangan, tempat tidur, hingga laptop.

“Semua barang berharga tidak bisa diselamatkan,” ujar Aden.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved