Breaking News

Siapkan Rp3,43 Miliar, BI Kalbar Gelar Program SERUNAI 2025 Sambut Nataru

Tahun ini, BI Kalbar menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,43 miliar, meningkat 15,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya

Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DOK/BANK INDONESIA KALBAR
TUKAR UANG - Masyarakat menukar uang di Mobil Kas Keliling yang berada di halaman Gereja di Pontianak. Sementara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,43 miliar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Nataru 2025, atau meningkat 15,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Barat kembali menggelar kegiatan layanan penukaran uang bertajuk Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (SERUNAI) 2025.

Program tahunan ini bertujuan untuk merespons peningkatan kebutuhan masyarakat akan uang tunai yang layak edar selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Di Kalimantan Barat, program ini berlangsung mulai tanggal 8- 23 Desember 2025.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, menyampaikan bahwa melalui tema “Rupiah Terjaga untuk Natal Penuh Kasih", Bank Indonesia berkomitmen memastikan ketersediaan uang tunai secara tepat jumlah, tepat pecahan, dan tepat lokasi.

"Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman melalui kemudahan akses uang layak edar.

Tahun ini, BI Kalbar menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,43 miliar, meningkat 15,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya," ujar Doni Septadijaya dalam keterangan resminya, Kamis 18 Desember 2025.

Pemerintah Kabupaten Sambas Apresiasi Peran BI Kalbar Dampingi UMKM

Secara nasional, Bank Indonesia menyiapkan Rp283,1 miliar untuk layanan penukaran SERUNAI 2025, meningkat 32,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya

Untuk menjangkau masyarakat secara luas, BI Kalbar menjalankan empat pilar utama dalam program SERUNAI 2025:

1. Sinergi Perbankan: Penukaran uang melalui 33 perbankan dan 4 Kas Titipan di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

2. Kas Keliling Ritel: Layanan jemput bola menggunakan mobil kas keliling yang difokuskan pada rumah ibadah/gereja, seperti Gereja Katedral Santo Yosef, Gereja Katolik Keluarga Kudus, GBI El-Shadai, dan Gereja HKBP Pontianak.

3. Layanan Mitra Kerja: Penukaran khusus untuk mitra kerja utama di daerah.

4. Edukasi CBP Rupiah: Sosialisasi literasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan dan merawat uang negara.

Masyarakat yang ingin melakukan penukaran diberikan paket maksimal sebesar Rp5.000.000 per orang.

Adapun rincian paket tersebut terdiri dari: Pecahan Rp100.000 (Rp2.000.000), Pecahan Rp50.000 (Rp1.250.000), Pecahan Rp20.000 (Rp1.000.000), Pecahan Rp10.000 (Rp500.000), dan Pecahan Rp5.000 (Rp250.000).

Selain menyediakan uang tunai, Doni juga menekankan pentingnya aspek edukasi. Pihaknya terus mensosialisasikan ciri keaslian Rupiah dan cara merawat uang agar tidak cepat rusak.

Edukasi ini dilakukan secara interaktif di lokasi penukaran, termasuk di Rumah Adat Radakng Pontianak.

"Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan Rupiah secara bijak dan merawatnya sebagai simbol kedaulatan bangsa. Semoga SERUNAI 2025 dapat memberikan manfaat nyata, membantu kelancaran aktivitas ekonomi, dan menambah kehangatan perayaan Natal bagi masyarakat Kalbar," tutup Doni. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved