Kenaikan Kurs Mata Uang Asing

Nilai Dolar AS dan Ringgit Melonjak, Aktivitas Penukaran Uang di Pontianak Mulai Menurun

kenaikan kurs mata uang asing dalam beberapa bulan terakhir cukup signifikan dan mulai terasa sejak Januari 2026.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN PONTIANAK/TRI PANDITO WIBOWO
MONEYCHANGER-Aktivis penukaran uang asing, di Moneychanger Gapuramas, Jalan Tanjungpura, Kota Pontianak, Senin, 11 Mei 2026. TRIBUN PONTIANAK/TRI PANDITO WIBOWO 
Ringkasan Berita:
  • Manager Gapuramas, Adi mengatakan kenaikan kurs mata uang asing dalam beberapa bulan terakhir cukup signifikan dan mulai terasa sejak Januari 2026.
  • Menurutnya, kurs dolar Amerika saat ini berada di angka Rp17.600 untuk penjualan dari rupiah ke dolar AS, sementara kurs pembelian dari dolar AS ke rupiah berada di kisaran Rp17.200.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Kenaikan nilai tukar mata uang asing, khususnya dolar Amerika Serikat (US Dollar), disebut berdampak langsung terhadap aktivitas penukaran uang di money changer kawasan Jalan Tanjungpura, Kota Pontianak.

Manager Gapuramas, Adi mengatakan kenaikan kurs mata uang asing dalam beberapa bulan terakhir cukup signifikan dan mulai terasa sejak Januari 2026.

“Untuk saat ini kenaikan cukup signifikan, terutama US Dollar sama Ringgit. Sangat mempengaruhi penukaran uang di sini,” ujarnya saat ditemui di money changer Gapuramas, pada Senin, 11 Mei 2026.

Ia menjelaskan, tingginya nilai tukar membuat masyarakat lebih mengurangi pembelian mata uang asing karena harga yang terus meningkat.

Menurutnya, kurs dolar Amerika saat ini berada di angka Rp17.600 untuk penjualan dari rupiah ke dolar AS, sementara kurs pembelian dari dolar AS ke rupiah berada di kisaran Rp17.200.

Kebakaran Hanguskan Rumah Mega di Pontianak, Seluruh Isi Rumah Ludes hingga Perlengkapan Sekolah

Selain dolar AS, mata uang yang paling dominan ditukarkan di tempatnya adalah Ringgit Malaysia karena faktor kedekatan wilayah Kalimantan Barat dengan Malaysia.

“Kalau Ringgit memang paling dominan. Untuk beli di angka Rp4.430, sedangkan jual kembali di Rp4.380,” katanya.

Adi menyebut pihaknya menyediakan sekitar 20 jenis mata uang asing untuk layanan penukaran. Namun, ia mengakui adanya penurunan aktivitas pembelian mata uang asing dibanding tahun sebelumnya.

“Yang jelas sangat terasa sejak Januari. Perbedaannya cukup signifikan dibanding tahun kemarin. Pembelian jadi agak berkurang,” pungkasnya.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved