Bebby Nailufa Nilai Jam Malam Efektif, Pelaku Usaha Diminta Waspadai Check-in Remaja
Ia menambahkan, fenomena remaja yang melakukan check-in di tempat penginapan tetap perlu diantisipasi secara serius.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Ia menambahkan, fenomena remaja yang melakukan check-in di tempat penginapan tetap perlu diantisipasi secara serius.
- Hal ini sejalan dengan keberadaan Peraturan Daerah (Perda) yang menjadi dasar pengawasan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menilai penerapan jam malam memberikan dampak positif dalam mengendalikan aktivitas remaja, khususnya menjelang perayaan malam tahun baru.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi keuntungan tersendiri dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Rabu 17 Desember 2025.
"Kita diuntungkan dengan adanya jam malam sekarang, beda dengan dulu. Kita sudah sampaikan juga kepada pelaku-pelaku usaha dan OPD terkait untuk menghimbau para pelaku usaha agar mengantisipasi check-in para remaja yang menggunakan KTP di bawah umur ataupun menggunakan KTP dewasa," ujar Bebby kepada tribunpontianak.co.id.
Ia menambahkan, fenomena remaja yang melakukan check-in di tempat penginapan tetap perlu diantisipasi secara serius.
Hal ini sejalan dengan keberadaan Peraturan Daerah (Perda) yang menjadi dasar pengawasan.
• DPRD Pontianak Tekankan Pengamanan Ibadah dan Antisipasi Euforia Tahun Baru 2026
"Ternyata yang check-in anak-anak remaja ini juga harus diantisipasi karena sebenarnya diuntungkan dengan Perda. Sehingga insyaallah bisa terkondisi secara baik," katanya.
Selain itu, Bebby juga mengimbau masyarakat untuk merayakan pergantian tahun di lingkungan masing-masing guna menghindari kepadatan lalu lintas.
Menurutnya, masyarakat tidak harus berkumpul di titik-titik tertentu untuk menikmati kembang api.
"Tetap saja berada di lingkungan masing-masing karena sebenarnya kalau di jalan raya juga bisa menikmati kembang api, bisa di rumah masing-masing, karena posisi kembang api itu di atas langit," jelasnya.
Ia menegaskan, pemusatan massa di lokasi tertentu seperti Jalan Gajah Mada justru berpotensi menimbulkan kemacetan.
"Tidak perlu harus berada di Gajah Mada saja ataupun di tempat-tempat tertentu, karena bagaimana pun itu akan menambah kemacetan,” pungkas Bebby. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Bebby Nailufa
Anggota DPRD Pontianak
jam malam
Pelaku Usaha
Pontianak
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
Rabu 17 Desember 2025
| Warga Penderita Penyakit Kronis di Suhaid Ikut Program PROLANIS |
|
|---|
| Kasus Nafkah Anak Masuk Lima Besar Pengaduan, KPAD Pontianak Usulkan Pemblokiran NIK Ayah Lalai |
|
|---|
| Beraksi di Mall hingga Sekolah, Pelaku Curanmor di Kota Singkawang Akhirnya Ditangkap |
|
|---|
| Elit Politik di DPRD Kapuas Hulu Bahas Raperda di Provinsi Kalbar, Ini Isinya |
|
|---|
| Relawan VALUKAY Hadir di Pelapis, Tebar Semangat Belajar Anak-anak Kepulauan Karimata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bebby-Nailufa-2435wr.jpg)