Natal dan Tahun Baru

DPRD Pontianak Tekankan Pengamanan Ibadah dan Antisipasi Euforia Tahun Baru 2026

Meski demikian, ia mengingatkan adanya potensi gangguan ketertiban umum yang perlu diantisipasi, khususnya euforia masyarakat yang berlebihan

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
WAWANCARA - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menyatakan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026 merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan pola pengamanan yang relatif sama, Rabu 17 Desember 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Meski demikian, ia mengingatkan adanya potensi gangguan ketertiban umum yang perlu diantisipasi, khususnya euforia masyarakat yang berlebihan dalam merayakan Tahun Baru.
  • Bebby juga menyoroti perilaku remaja yang menyalurkan euforia secara berlebihan, termasuk aktivitas berkumpul di hotel-hotel, yang dikhawatirkan berdampak negatif. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menyatakan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026 merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan pola pengamanan yang relatif sama, Rabu 17 Desember 2026.

Menurutnya, fokus pengamanan meliputi kenyamanan umat beribadah, pengaturan lalu lintas saat perayaan Tahun Baru, serta antisipasi potensi gangguan keamanan antar paguyuban maupun antar umat beragama.

"Tentunya ini adalah langkah yang memang sudah setiap tahunnya kita lakukan melalui rapat koordinasi lintas sektoral. Ada beberapa hal yang polanya hampir sama setiap tahunnya," ujar Bebby saat diwawancarai tribunpontianak.co.is di Aula Utama Polresta Kota Pontianak. 

Bahasan Tekankan Perayaan Natal dan Tahun Baru Harus Aman, Nyaman, dan Tentram

Meski demikian, ia mengingatkan adanya potensi gangguan ketertiban umum yang perlu diantisipasi, khususnya euforia masyarakat yang berlebihan dalam merayakan Tahun Baru.

"Hal ketertiban umum yang tidak kita inginkan misalnya euforia kembang api, bermain kembang api, yang akhirnya bisa menyebabkan kecelakaan di tengah masyarakat," katanya.

Bebby juga menyoroti perilaku remaja yang menyalurkan euforia secara berlebihan, termasuk aktivitas berkumpul di hotel-hotel, yang dikhawatirkan berdampak negatif. 

Sementara itu, pengaturan lalu lintas dinilai telah memiliki pola yang terstruktur setiap tahunnya.

"Kalau terkait lalu lintas atau segala macam itu sudah pasti terpolah setiap tahunnya," tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved