Relawan VALUKAY Hadir di Pelapis, Tebar Semangat Belajar Anak-anak Kepulauan Karimata
Upaya menjawab keterbatasan layanan dasar di wilayah kepulauan dilakukan lewat Ekspedisi VALUKAY yang akan digelar di Desa Pelapis
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Kegiatan yang digagas relawan muda di bawah naungan LEAF Book Club ini menyasar sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat Pulau Karimata, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga ekonomi.
- Letak geografis yang terpisah dari daratan utama dengan waktu tempuh sekitar enam jam perjalanan laut dari Sukadana menjadi sebuah tantangan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Upaya menjawab keterbatasan layanan dasar di wilayah kepulauan dilakukan lewat Ekspedisi VALUKAY yang akan digelar di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, pada 12 hingga 16 Mei 2026 mendatang.
Kegiatan yang digagas relawan muda di bawah naungan LEAF Book Club ini menyasar sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat Pulau Karimata, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga ekonomi.
Letak geografis yang terpisah dari daratan utama dengan waktu tempuh sekitar enam jam perjalanan laut dari Sukadana menjadi sebuah tantangan.
Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya akses pendidikan serta masih ditemukannya angka putus sekolah.
Data tahun 2024 mencatat, sebanyak 1,38 persen siswa SD dan 2,32 persen siswa SMP di wilayah tersebut mengalami putus sekolah.
Di sisi lain, masyarakat juga menghadapi keterbatasan literasi lingkungan serta ketergantungan ekonomi pada hasil laut.
Permasalahan kesehatan juga menjadi perhatian, terutama rendahnya kesadaran pola hidup bersih dan sehat serta masih tingginya kasus TBC dan ISPA.
Melalui ekspedisi ini, VALUKAY akan menjalankan intervensi terpadu di empat sektor utama.
Pada bidang pendidikan, relawan menghadirkan kelas belajar untuk meningkatkan literasi, numerasi dan kreativitas, termasuk penyediaan perpustakaan mini.
Di sektor kesehatan, kegiatan difokuskan pada edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penyuluhan gizi keluarga hingga layanan pemeriksaan kesehatan dasar gratis.
Sementara itu, pada bidang lingkungan, relawan menggelar kampanye perubahan iklim, aksi bersih pantai, serta edukasi pelestarian ekosistem pesisir dan laut.
Adapun pada sektor ekonomi, program diarahkan untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui pelatihan UMKM kreatif, pendampingan pemasaran produk lokal, edukasi literasi keuangan, serta penguatan kebun rumah tangga.
Baca juga: Seorang Pria Diamankan Polisi Diduga Miliki Sabu di Kecamatan Tumbang Titi Ketapang
PIC kegiatan, Sakinah, menegaskan bahwa VALUKAY menjadi wadah gerakan pemuda untuk membawa dampak nyata bagi masyarakat kepulauan.
"VALUKAY memiliki visi mewujudkan masyarakat kepulauan yang berdaya, berpengetahuan, dan sehat melalui semangat aksi pemuda, yang meyakini bahwa setiap anak di setiap pulau memiliki hak yang sama untuk maju," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 22 April 2026.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga mampu meningkatkan kepercayaan diri anak-anak dalam belajar, memperbaiki pola hidup sehat keluarga, menjaga kebersihan pesisir, serta membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri anak-anak dalam belajar, memperbaiki kebiasaan hidup sehat keluarga, menjaga kebersihan pesisir, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat melalui keterampilan ekonomi kreatif," harapnya.
Untuk memperkuat dampak, VALUKAY juga membuka kolaborasi dengan berbagai pihak, baik perusahaan, instansi pemerintah maupun sektor swasta melalui program kemitraan dan Corporate Social Responsibility (CSR).
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari sejumlah instansi, di antaranya Kemendikdasmen BGTK Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara serta KPH.
Selain itu, dukungan juga datang dari berbagai sponsor seperti PT Santos Jaya Abadi (Kapal Api Group), PT Dharma Inti Bersama (DIB), Yayasan Webe Foundation, Bank Kalbar dan HIPMI, serta sejumlah lembaga lainnya.
VALUKAY sendiri merupakan gerakan ekspedisi relawan generasi muda yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat pulau secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran pemuda sebagai motor perubahan sosial di wilayah kepulauan. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| SMA Negeri 2 Belitang Hulu Dipastikan Masuk Revitalisasi Tahap I Tahun 2026 |
|
|---|
| Harga LPG Pink Alami Kenaikan, Warga Landak Banyak Belum Tau |
|
|---|
| Daftar Pasar Tradisional di Kabupaten Sanggau dan Perannya bagi Warga |
|
|---|
| KPAD Pontianak Usulkan Sanksi Administratif bagi Ayah Abaikan Nafkah Anak |
|
|---|
| Kota Singkawang Raih Predikat ke-2 Sebagai Kota Paling Toleran di Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ng-Utara-Kalimantan-Barat.jpg)