Indosat Luncurkan Sekolah Digital Pontianak, Dukung Pelajaran Coding dan AI Bagi Siswa
kehadiran IOH sebagai penyedia layanan internet menjadi pelengkap yang memperkuat ekosistem pembelajaran digital.
Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
Dengan diluncurkannya Sekolah Digital di SD Negeri 14 Pontianak Kota, IOH berharap dapat menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi perkembangan teknologi serta mampu beradaptasi dengan era digital sejak dini. Program ini diharapkan terus berkembang ke sekolah-sekolah lainnya di Kota Pontianak dan seluruh Kalimantan Barat.
Kepala SD Negeri 14 Pontianak Kota, Saminem, menyambut baik hadirnya program Sekolah Digital ini. Ia mengaku sekolahnya sedang menghadapi tantangan besar ketika harus mulai mengimplementasikan pembelajaran coding dan AI untuk siswa kelas 5, sesuai kurikulum baru.
• Langkah Nyata Indosat: Jaringan Luas, Aman, dan Siap Sambut Desa Digital Kalbar
“Kehadiran Indosat ini seperti gayung bersambut. Saat itu kami benar-benar mengalami kesulitan bagaimana melaksanakan pembelajaran coding dan AI di kelas 5,” ungkap Saminem.
“Dengan adanya internet tanpa kabel (HiFi Air) yang mumpuni dari Indosat, insya Allah kami siap melaksanakan pembelajaran coding dan AI.”
Menurutnya, para guru di SDN 14 Pontianak merupakan tenaga pengajar yang mudah beradaptasi dengan hal-hal baru. Bahkan, beberapa guru sudah mendapat pelatihan langsung dari Indosat.
“Alhamdulillah guru-guru kami orangnya mudah belajar hal baru. Kemarin Indosat juga sudah melatih beberapa guru untuk pembelajaran AI tersebut,” tuturnya.
Dengan adanya internet cepat dan pelatihan tersebut, sekolah merasa sangat terbantu, terutama karena dinas pendidikan belum menyediakan pembelajaran khusus untuk materi tersebut.
“Sangat-sangat terbantu. Dari dinas belum ada pembelajaran khusus untuk coding dan AI. Dengan bantuan Indosat, kami tetap membutuhkan kelanjutan pelatihan untuk para guru,” jelasnya.
Saminem menegaskan bahwa implementasi pembelajaran digital tidak diberikan ke seluruh kelas, tetapi hanya pada jenjang tertentu sesuai kurikulum. “Untuk saat ini diterapkan di kelas 4, 5, dan 6.
Tidak semua mata pelajaran, karena memang ada mata pelajaran khusus di kurikulum, yaitu AI dan coding,” jelasnya.
Dengan peluncuran Sekolah Digital di SD Negeri 14 Pontianak Kota, diharapkan anak-anak dapat tumbuh bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga pencipta. Di tengah pesatnya perkembangan digital global, langkah ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan generasi yang kompeten, kreatif, dan siap berkompetisi di masa depan.
| Adu Banteng Motor vs Pickup, Pelajar di Kapuas Hulu Meninggal Dunia |
|
|---|
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Kronologi Kecelakaan Mobil Motor di Depan Rumah Kapolda Kalbar |
|
|---|
| Fakta Kasus Hilangnya Remaja Perempuan Nurul Fadilah di Pontianak Sejak 20 April |
|
|---|
| 'Pandangannya Kosong' Curhat Ibu Remaja Hilang di Pontianak, Hilang Saat Pintu Rumah Terbuka Sedetik |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan di Depan Rumah Kapolda Kalbar, Dua Pensiunan Jadi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/launching-sekolah-digital-pertama-indosat-di-Pontianak.jpg)