Dorong Layanan Jemput Bola, Franciscus Sibarani Nilai Imigrasi Pontianak Sudah Berjalan Baik
Franciscus Maria Agustinus Sibarani, berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak di Jalan Putri Candramidi, Kecamatan Pontianak Kota.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Franciscus menyampaikan kebutuhan paspor masyarakat saat ini semakin meningkat seiring bertambahnya aktivitas dan mobilitas warga.
- Salah satu di antaranya yaitu rombongan Majelis Taklim Dalai Kairot dari Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, yang datang untuk mengurus paspor sebagai persiapan keberangkatan ke luar negeri.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak di Jalan Putri Candramidi, Kecamatan Pontianak Kota.
Dalam kunjungannya, ia menilai pelayanan keimigrasian di Pontianak telah berjalan optimal dan terus berkembang.
"Kalau saya lihat layanan imigrasi khususnya di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak ini sudah baik. Layanan tidak hanya menunggu, tetapi juga jemput bola, dan pada hari Sabtu pun tetap melayani," ujar Franciscus pada Senin, 8 Desember 2025.
Franciscus menyampaikan kebutuhan paspor masyarakat saat ini semakin meningkat seiring bertambahnya aktivitas dan mobilitas warga.
Salah satu di antaranya yaitu rombongan Majelis Taklim Dalai Kairot dari Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, yang datang untuk mengurus paspor sebagai persiapan keberangkatan ke luar negeri.
"Hari ini ada rombongan dari Majelis Taklim. Mereka membutuhkan paspor untuk berkunjung ke komunitasnya di luar Indonesia. Layanan seperti ini yang menurut saya terbaik untuk masyarakat," katanya.
Politisi Golkar Dapil Kalimantan Barat I itu mengaku menerima aspirasi masyarakat Kubu Raya terkait kebutuhan layanan paspor bagi kelompok besar, kemudian berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Pontianak hingga pelayanan berhasil terlaksana dalam waktu sekitar dua minggu.
Baca juga: Wali Kota Pontianak Tinjau Evakuasi 21 Warga Terdampak Banjir Rob, Keselamatan Jadi Prioritas
"Aspirasi ini kami terima, lalu kami koordinasikan dengan imigrasi dan akhirnya hari ini terlaksana. Prosesnya juga singkat, hanya sekitar dua minggu," ungkapnya.
Ia menilai lokasi Kantor Imigrasi Pontianak strategis karena berada di pusat kota.
Namun ia mendorong agar pola jemput bola lebih diperluas terutama bagi komunitas berskala besar.
"Untuk komunitas dengan anggota banyak, 20–30 orang atau bahkan lebih, lebih baik dilakukan jemput bola. Bisa dilakukan pada hari libur agar masyarakat tidak harus mengeluarkan biaya lebih untuk datang ke kantor," jelasnya.
Franciscus juga menekankan pentingnya komunikasi publik terkait informasi kepemilikan paspor, mengingat banyak warga Kalbar yang melakukan perjalanan lintas negara untuk berbagai keperluan.
"Paspor ini menjadi kebutuhan penting, karena tidak sedikit masyarakat yang harus bepergian ke luar negeri, termasuk ke Kuching atau Malaysia. Jadi komunikasi aturan dan manfaat paspor perlu terus ditingkatkan," tegasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Pemuda di Sambas Bareng Melki Sedek Huang Diskusi Politik |
|
|---|
| Seruan Aksi Akbar, FOMDA Kalbar Bawa Tiga Tuntutan Utama ke Pemprov |
|
|---|
| Perpadi Kalbar Sebut Perbaikan Mesin Penggilingan Padi Langkah Peningkatan Kualitas Beras |
|
|---|
| Hari Otonomi Daerah ke-30, Gubernur Ria Norsan Soroti Penarikan Kewenangan Daerah ke Pusat |
|
|---|
| Hari Otonomi Daerah, Sukiryanto: Pemerintah Daerah Harus Menjadi Mitra Aktif Pelaksanaan Kebijakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/TPI-Pontianak-di-Jalan.jpg)