Banjir Rob Merendam Puskemas Tambelan Sampit, Aktivitas Terhambat

“Jadi membahayakan juga, jadi listrik kita matikan dulu. Tapi kalau ada masyarakat yang datang, tetap kita layani dengan kondisi seadanya,” tuturnya.

Tayang:
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
BANJIR ROB - Banjir Rob merendam Puskesmas Tambelan Sampit yang berlokasi di Jalan H. Abu Naim RT 04/01, Kelurahan Tambelan Sampit, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin 8 Desember 2025. 
Ringkasan Berita:
  • Air yang mulai naik sejak pagi itu membuat aktivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut terhambat. 
  • Baru kali inilah setinggi ini. Sebelum-sebelumnya tidak sampai masuk.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Banjir rob kembali merendam beberapa kawasan di Pontianak salah satunya di Puskemas Tambelan Sampit yang berlokasi di Jalan H. Abu Naim RT 04/01, Kelurahan Tambelan Sampit, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin 8 Desember 2025

Air yang mulai naik sejak pagi itu membuat aktivitas  pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut terhambat. 

Kepala Puskesmas Tambelan Sampit, Teguh Saputra, mengatakan air mulai masuk sekitar pukul 06.30 WIB.

“Ini pas kami masuk tadi sebelum jam 7, itu setengah 7 udah mulai naik, tapi masih sedikit. Tapi makin pagi, makin naik, sampai setinggi ini. Ini sampai menghambat kita juga sih untuk bekerja,” katanya. 

Menurutnya, banjir kali ini termasuk yang paling parah.

Air Pasang Naik Hingga ke Dapur, Warga: Baru Kali Ini Paling Besar

“Baru kali inilah setinggi ini. Sebelum-sebelumnya tidak sampai masuk,” kata Teguh. 

Teguh menyebut kondisi tersebut cukup membahayakan.

“Jadi membahayakan juga, jadi listrik kita matikan dulu. Tapi kalau ada masyarakat yang datang, tetap kita layani dengan kondisi seadanya,” tuturnya.

Meski terendam, ia mengatakan pagi tadi masih ada warga yang datang. 

“Tadi ada, ada tiga orang, empat orang. Tetap kita layani awal tadi kan, belum siang sekitar jam setengah 8. Ada yang perlu pelayanan untuk periksa hamil jadi tetap kita layani,” jelasnya. 

Puskesmas tetap beroperasi hingga jam pelayanan berakhir.

“Sampai jam pelayanan kita sampai jam setengah 2 pendaftaran,” tambahnya. 

Ia menyebut kawasan tersebut memang langganan banjir rob setiap akhir tahun namun kali ini yang paling tinggi.

“Tiap tahun kayak gini. Cuman yang ini kayaknya yang parah. Sampai setinggi ini. Kalau masuk sedikit di halaman, tidak sampai ke dalam. Yang ini sampai masuk kayak gini, kita juga susah aktivitasnya gitu. Jadi agak menghambat kerja kita gitu,” ungkapnya. 

Teguh mengatakan pihaknya khawatir pada peralatan elektronik namun sebagian besar sudah diantisipasi.

“Paling nanti sampah lah bersihkan. Tapi paling takut alat listrik. Makanya kita amankan dulu, naik-naikkan. Tapi kita udah antisipasi sih sebenarnya, tiap akhir tahun biasa kita kena banjir rob tapi kita sudah antisipasi, terutama yang alat-alat medis seperti meja gigi, meja periksa gigi udah kita siapkan ke tinggi. Dari alat-alat elektronik kita naikkan ke tinggi,” pungkasnya. 

Hingga siang hari, air masih menggenangi sebagian ruangan pelayanan dan aktivitas puskesmas disesuaikan dengan keadaan sambil menunggu kondisi kembali surut. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved