Gelar Riset dan PKM di Kuching, UPGI Pontianak Mantapkan Kolaborasi dengan Malaysia
Universitas PGRI Pontianak melaksanakan lawatan akademik internasional ke Sarawak, Malaysia, pada 26–28 November 2025.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (P. TI) Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Teknologi (FMIPATEK) Universitas PGRI Pontianak melaksanakan lawatan akademik internasional ke Sarawak, Malaysia, pada 26–28 November 2025.
Selama tiga hari, tim menggelar rangkaian penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional di dua institusi pendidikan ternama: Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Matang Jaya dan Institut Pendidikan Guru (IPG) Kampus Batu Lintang, Kuching.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi P. TI, Dini Oktarika, bersama jajaran dosen FMIPATEK UPGRI Pontianak.
Lawatan tersebut menjadi bagian dari komitmen program studi untuk mendorong internasionalisasi serta menghadirkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di ruang lingkup global bukan hanya wacana, tetapi dijalankan langsung bersama institusi pendidikan di negara tetangga.
Dekan FMIPATEK UPGRI Pontianak, Yudi Darma mengatakan salah satu agenda utama adalah pelaksanaan penelitian berjudul “Analisis Kemampuan Berpikir Komputasional terhadap Hasil Belajar Psikomotorik pada Siswa SMK Matang Jaya, Kuching, Malaysia.”
Riset ini menilai bagaimana kemampuan berpikir komputasional siswa dapat memengaruhi hasil belajar, terutama pada aspek psikomotorik yang berkaitan dengan praktik, eksperimen, dan aktivitas teknologi.
Penelitian ini sekaligus memperlihatkan bagaimana konsep computational thinking dapat diterapkan dalam pembelajaran lintas negara dan menjadi pijakan kolaborasi riset antara UPGRI Pontianak dan sekolah mitra di Malaysia.
Tak hanya penelitian, tim juga melaksanakan PKM internasional yang mengusung tema “Implementasi Berpikir Komputasional dalam Pembelajaran Teknologi.”
Baca juga: Kapuas Hulu Apresiasi Mahasiswa PLP 2 UPGRI Pontianak, Minta Kuota Ditambah untuk Daerah Terpencil
Kegiatan berlangsung interaktif, mulai dari pendampingan pembelajaran, pelatihan dasar computational thinking, diskusi bersama guru dan siswa hingga praktik langsung bagaimana menyelesaikan persoalan berbasis teknologi menggunakan pendekatan komputasional.
Kegiatan PKM digelar di dua lokasi sekaligus yakni SMK Matang Jaya dan IPG Batu Lintang. Para siswa, calon guru, dan akademisi di sana menyambut hangat dan aktif terlibat dalam sesi diskusi maupun praktik lapangan.
Di IPG Batu Lintang, tim UPGRI Pontianak juga terlibat dalam forum akademik bersama dosen dan mahasiswa. Perbincangan mengalir pada isu-isu strategis seperti pengembangan kurikulum, model pembelajaran berbasis komputasional, penguatan literasi digital, hingga peluang kolaborasi riset dan publikasi bersama.
“Forum ini menjadi langkah awal bagi kedua institusi untuk membangun program berkelanjutan yang lebih luas di masa mendatang,”ujar Yudi Dharma.
Sebagai bentuk tindak lanjut, kegiatan ditutup dengan penandatanganan kerja sama akademik antara FMIPATEK Universitas PGRI Pontianak yang diwakili oleh Dekan Yudi Darma, bersama SMK Matang Jaya dan IPG Batu Lintang.
Penandatanganan ini menandai komitmen bersama dalam pengembangan pendidikan, riset, dan PKM di tingkat internasional. Dengan demikian, kerja sama yang terjalin bukan sekadar kunjungan, tetapi terikat dengan rencana tindak lanjut yang konkret.
Baik SMK Matang Jaya maupun IPG Batu Lintang menyampaikan apresiasi atas kontribusi tim Prodi P. TI UPGRI Pontianak. Mereka menilai kegiatan ini membuka ruang kolaborasi yang lebih besar, memberikan manfaat langsung bagi peserta didik, dan memperkuat hubungan akademik Malaysia–Indonesia.
| Pengamat Soroti Dampak Kenaikan Solar Nonsubsidi, Harga Bahan Pokok Terancam Naik |
|
|---|
| Pihak Bandara Supadio Pontianak Pastikan Penanganan Operasional Haji Berjalan Lancar |
|
|---|
| Fokus Perbaikan Tata Pemerintahan, Wabup Sambas Heroaldi Terima Rekomendasi LKPJ |
|
|---|
| Wabup Susana Resmikan Gereja Katolik Santo Paulus Stasi Suruh Engkadok di Entikong Sanggau |
|
|---|
| Dirjen AHU Perkuat Layanan Administrasi Hukum Umum di Kalimantan Barat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tas-PGRI-Pon.jpg)