Guru SMA 1 Pontianak : Internet Gratis Beri Kemudahan Akses Pembelajaran
Menurutnya, internet gratis sangat membantu proses belajar-mengajar, terutama dalam penerapan pembelajaran jarak jauh (remote school).
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Peluncuran program internet gratis di SMA Negeri 1 Pontianak mendapat apresiasi dari para guru hingga siswa di SMA Negeri 1 Pontianak.
Apresiasi itu disampaikan oleh guru Bahasa Inggris, Utin Ainun Kasmiri. Ia menyebut hadirnya layanan ini menjadi tonggak baru (milestone) yang membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan di Kalimantan Barat.
“Kalau untuk kemudahan ini sangat terbantu sekali bagi sekolah kami. Ini jadi milestone yang mengubah pembelajaran, yang sebelumnya terbatas oleh jarak, sekarang bisa berinteraksi dengan sekolah-sekolah lain. Anak-anak bisa mendapatkan pendidikan dengan kualitas lebih baik,” ujar Utin usai memberikan pembelajaran di Laboratorium Bahasa, Selasa 23 September 2025.
Menurutnya, internet gratis sangat membantu proses belajar-mengajar, terutama dalam penerapan pembelajaran jarak jauh (remote school).
Ia menuturkan, siswa SMA Negeri 1 Pontianak merasa sangat senang karena menjadi yang pertama merasakan pengalaman belajar dengan teknologi tersebut.
“Anak-anak hari ini merasakan kebahagiaan luar biasa karena menjadi siswa pertama yang berkesempatan merasakan pembelajaran remote school di Kalimantan Barat. Terima kasih banyak kepada pemerintah,” katanya.
Utin menjelaskan, sekolah kini dapat menggunakan fasilitas laboratorium bahasa yang dilengkapi Smart Board dan koneksi internet cepat. Dengan teknologi ini, pembelajaran menjadi lebih interaktif, baik antara guru dengan siswa maupun antar sekolah.
“Dengan Smart Board, siswa bisa langsung memberikan respon. Dari situ kita bisa tahu sejauh mana pengetahuan mereka sebelum melanjutkan ke materi berikutnya. Jadi pembelajaran lebih interaktif,” jelasnya.
Baca juga: Internet Gratis di Sekolah, Fadel : Semangat dan Komitmen Gubernur Ria Norsan Jadi Faktor Utama
Ia juga menilai internet gratis membuka peluang kolaborasi antarsekolah.
“Ekosistem yang saya bangun jadi lebih terbantu dengan adanya teknologi ini. Saya bisa membangun relasi dengan sekolah-sekolah lain, berbagi ilmu dengan sesama guru, dan itu sangat bermanfaat,” tambahnya.
Meski begitu, Utin menekankan perlunya koordinasi lebih lanjut agar pembelajaran lintas sekolah berjalan efektif.
“Misalnya SMA 1 Pontianak harus banyak berkoordinasi dengan SMA 1 Mempawah. Tapi dengan koordinasi yang baik, kendala bisa diatasi. Yang penting jenjangnya sama, kelas 10 dengan 10, kelas 11 dengan 11, dan kurikulumnya juga harus sesuai,” ungkapnya.
Ia menutup dengan harapan agar program internet gratis dapat diperluas, sehingga semakin banyak sekolah yang merasakan manfaat teknologi untuk pembelajaran. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| DPRD Sintang Dukung SE Bupati Soal Harga TBS Sawit, Toni: PKS Wajib Patuh Demi Keadilan Petani |
|
|---|
| Menjamur di ‘Kota Seribu Warkop’, Kemenkum Kalbar Tegaskan Musik Komersial Wajib Royalti |
|
|---|
| 3.053 Formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka, Cek Link Daftar dan Jadwal CAT BKN |
|
|---|
| Daftar Lengkap Kecamatan, Kelurahan, dan Desa di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat |
|
|---|
| Tembus 3 Besar Kampus Terbaik Versi SINTA, Universitas PGRI Pontianak Cetak Prestasi Gemilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Guru-Bahasa-230925555.jpg)