Putri Pontianak Rahma Anggit Khairunnisa Dinobatkan sebagai Duta Bahasa Terbaik Kalbar 2026
Anggit mengaku ajang Pemilihan Duta Bahasa Kalimantan Barat menjadi salah satu pengalaman paling berkesan dalam hidupnya.
Penulis: Widad Ardina | Editor: Syahroni
Ringkasan Berita:
- Rahma Anggit Khairunnisa, perempuan muda asal Pontianak, berhasil meraih gelar Duta Bahasa Terbaik Provinsi Kalimantan Barat 2026 setelah melewati serangkaian seleksi yang ketat, mulai dari administrasi, UKBI, tes psikologi, wawancara, hingga babak final.
- Anggit menilai ajang Duta Bahasa Kalbar bukan hanya kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan kemampuan, menggali potensi diri, serta memperkuat wawasan kebahasaan dan kecintaan terhadap budaya daerah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Prestasi membanggakan berhasil diraih perempuan muda asal Kota Pontianak, Rahma Anggit Khairunnisa.
Perempuan kelahiran 2004 yang akrab disapa Anggit itu sukses menyabet gelar Duta Bahasa Terbaik Provinsi Kalimantan Barat 2026 setelah melewati serangkaian seleksi yang ketat dan kompetitif.
Anggit mengaku ajang Pemilihan Duta Bahasa Kalimantan Barat menjadi salah satu pengalaman paling berkesan dalam hidupnya.
Baca juga: Kisah Duta di Kalbar Naker Fest 2026: Penulis Buku yang Lamar Ratusan Perusahaan Demi Jadi Teknisi
Menurutnya, seluruh peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalbar memiliki prestasi, kemampuan, serta keunikan yang luar biasa.
“Banyak putra-putri dari masing-masing kabupaten dan kota yang memiliki segudang prestasi"
"Mereka berkompetisi dengan kemampuan dan keunikan yang luar biasa, sehingga persaingan berlangsung sangat ketat,” ujarnya kepada TribunPontianak.co.id, Kamis 4 Juni 2026.
Ia menuturkan, proses seleksi Duta Bahasa Kalbar tidak hanya menguji kemampuan berbahasa, tetapi juga mental, wawasan, kreativitas, hingga kemampuan berbicara di depan publik.
Baca juga: Duta Bahasa Kalbar Ajak Generasi Muda Lestarikan Pantun
Seluruh tahapan seleksi berlangsung dalam jadwal yang padat dan membutuhkan fokus penuh.
“Kita harus mampu meluangkan tenaga dan pikiran secara bersamaan karena setiap tahapan memiliki tantangan tersendiri,” katanya.
Dimulai dari 66 Peserta
Anggit menjelaskan, proses seleksi diawali dengan tahap administrasi yang diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah di Kalbar.
Dari hasil seleksi administrasi, sebanyak 66 peserta dinyatakan lolos dan setelah verifikasi berkas fisik, sebanyak 63 peserta berhak mengikuti tahapan berikutnya.
Tahap selanjutnya adalah Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang digelar di Aula Balai Bahasa. Dari tes tersebut, peserta disaring menjadi 30 semifinalis putra dan putri.
Baca juga: Dorong Inovasi Duta GenRe, Yunisa Salurkan Bantuan Dana UMKM Remaja
Menurut Anggit, UKBI menjadi salah satu tahapan yang cukup menantang karena membutuhkan pemahaman yang baik terhadap kaidah kebahasaan.
“Tes ini memangkas banyak peserta, sehingga diperlukan persiapan yang matang, terutama terkait materi kebahasaan,” jelasnya.
Tes Psikologi dan Wawancara
Dari 30 semifinalis, seleksi berlanjut untuk menentukan 20 finalis terbaik yang terdiri dari 10 finalis putra dan 10 finalis putri.
Rahma Anggit Khairunnisa
Duta Bahasa Kalbar 2026
Duta Bahasa Terbaik
Balai Bahasa Kalimantan Barat
Pontianak
UKBI
Generasi Muda Berprestasi
Pemilihan Duta Bahasa
Kebahasaan dan Kesusastraan
Prestasi Kalimantan Barat
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Pemkot Pontianak Berlakukan Aturan Ketat Pontianak Jelang Pildun 2026 |
|
|---|
| Aturan Ketat Jelang Pildun 2026: Keluar Malam Tanpa Tujuan Jelas di Pontianak Bakal Ditindak Perwali |
|
|---|
| Libatkan Alumni dan Pengguna Lulusan, PBSI UPGRI Pontianak Komitmen Perkuat Akreditasi |
|
|---|
| Akselerasi Pembangunan Pontianak Utara, DPRD Dorong Pemkot Segera Eksekusi Masukan Fraksi |
|
|---|
| Pemkot Pontianak Petakan Titik Minim Penerangan untuk Pemasangan PJU Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Rahma-Anggit-Khairunnisa-454667.jpg)