Setelah Diprotes Warga, PT BIA Mulai Benahi Jalan Trans Pala Pulau
Hasil pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bahwa perusahaan akan mengakomodir berbagai tuntutan masyarakat.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Dhita Mutiasari
Ringkasan Berita:
- PT BIA akhirnya mengakomodir tuntutan warga Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara, Kapuas Hulu, setelah masyarakat memasang plang larangan bagi truk sawit melintas akibat kerusakan jalan dan jembatan.
- Melalui mediasi bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat, perusahaan sepakat memperbaiki jalan, jembatan, membersihkan parit, serta membangun jalur alternatif khusus angkutan sawit.
- PT BIA juga menyatakan akan memprioritaskan tenaga kerja dari Desa Pala Pulau sesuai kebutuhan perusahaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID , KAPUAS HULU - Ketegasan warga Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, akhirnya membuahkan hasil.
Setelah sempat memanas akibat kerusakan jalan dan jembatan yang diduga disebabkan aktivitas angkutan sawit, pihak perusahaan perkebunan PT BIA kini menyatakan siap memenuhi tuntutan masyarakat.
Sebelumnya, warga memasang plang larangan bagi angkutan buah kelapa sawit milik perusahaan untuk melintas di ruas jalan trans Pala Pulau.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes karena kondisi jalan dan jembatan mengalami kerusakan cukup parah, sementara perbaikan dinilai belum mendapat perhatian serius dari pihak perusahaan.
Pemerintah Desa Pala Pulau bersama tokoh masyarakat dan tokoh adat kemudian melakukan mediasi dengan manajemen PT BIA di Kantor Camat Putussibau Utara.
• Warga Desa Pala Pulau Putussibau Tutup Akses Jalan untuk Angkutan Buah Kelapa Sawit PT BIA
Hasil Kesepakatan
Hasil pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bahwa perusahaan akan mengakomodir berbagai tuntutan masyarakat.
Kepala Desa Pala Pulau, Antonius Gandi, mengatakan pihaknya bersyukur karena perusahaan akhirnya bersedia bertanggung jawab terhadap kerusakan infrastruktur yang dikeluhkan warga.
“Kita bersyukur melalui mediasi yang cukup panjang, akhirnya pihak manajemen PT BIA mengakomodir tuntutan masyarakat, seperti perbaikan ruas jalan yang rusak, jembatan, pembersihan parit jalan, dan lainnya,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Kamis 21 Mei 2026.
Antonius juga menegaskan, plang larangan belum akan dicabut apabila seluruh tuntutan masyarakat belum direalisasikan dengan baik.
“Jalan kami rusak karena dilalui angkutan bermuatan lebih dari 8 ton,” tegasnya.
Mulai Pengerjaan Infrastuktur
Pimpinan PT BIA Wilayah Kalbar, Hendra Siswanto, menyampaikan bahwa perusahaan sudah mulai melakukan sejumlah pekerjaan, termasuk pembersihan parit menggunakan alat berat.
“Untuk perbaikan lanjutan jembatan Pala Pulau hari ini dibahas dalam RAB bersama pihak desa dan camat, serta segera dilaksanakan pembuatan pagar jembatan, bantuan racun rumput, dan perbaikan jalan, sehingga aktivitas perusahaan dan masyarakat kembali normal,” ujarnya.
Selain itu, PT BIA juga tengah menyelesaikan pembangunan jalan alternatif khusus untuk angkutan sawit, pupuk, BBM, dan alat berat milik perusahaan.
“Untuk saat ini perusahaan masih menggunakan jalan trans Pala Pulau sambil menunggu jalan alternatif tersebut rampung,” katanya.
Dalam kesepakatan tersebut, perusahaan juga menilai tanggung jawab menjaga dan memperbaiki jalan tidak hanya dibebankan kepada PT BIA, tetapi juga semua pihak yang menggunakan kendaraan bermuatan melebihi kapasitas jalan.
PT BIA pun menyatakan siap memprioritaskan tenaga kerja dari Desa Pala Pulau sesuai kebutuhan perusahaan dan kemampuan masyarakat setempat, dengan koordinasi bersama pemerintah desa.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
PT BIA
Desa Pala Pulau
Putussibau Utara
Kapuas Hulu
jalan rusak
Sawit Kalbar
Mediasi Warga
Infrastruktur Desa
Perusahaan Sawit
| Dinkes Kalbar Catat 970 Kasus DBD Sepanjang 2026, Empat Orang Meninggal |
|
|---|
| Geram Warga Buang Sampah Sembarangan, Dinas Perkim LH Kapuas Hulu Ancam Sanksi Pidana! |
|
|---|
| Pembangunan Gedung MIN Kapuas Hulu Dianggap Lamban, Ini Penjelasan Kontraktor |
|
|---|
| Aziz Bersyukur Anak DBD Membaik! DBD di Kapuas Hulu Meledak Capai 179 Kasus |
|
|---|
| Update DBD Kapuas Hulu Terbaru: Total 179 Kasus, 1 Anak Meninggal Dunia dan 5 Pasien Masih Dirawat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pertemuan-Pihak-Perusahaan-dan-Masyarakat-2105.jpg)