Kapal BBM Meledak

Rumah Agung Bergetar Saat Kapal BBM Meledak di Delta Pawan, 1 ABK Hilang 4 Luka Bakar 

Warga lainya, Apek menyebut kapal tersebut awalnya merupakan kapal nelayan tetapi sekarang digunakan untuk angkut barang.  

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Safruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Faisal Ilham Muzaqi
KAPAL MELEDAK - Warga Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang memadati area sungai lokasi kapal meledak Sabtu 2 Mei 2026 malam. Kapal pembawa BBM ini rencananya akan berlayar menuju Kayong Utara, Minggu 3 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Kapal pembawa solar, pertamax, oksigen dan barang lainnya tiba-tiba meledak
  • Kapal sedang sandar di sungai belakang rumah warga di Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang
  • Para ABK dilaporkan dan enam orang, satu masih dicari, empat luka bakar dan dilarikan ke RS, satu selamat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Peristiwa tragis terjadi di Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Sabtu malam 2 Mei 2026.

Sebuah kapal kayu bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM) meledak dan terbakar hebat saat sedang berlabuh di sungai.

Informasi yang dihimpun wartawan Tribunpontianak.co.id di lokasi, kapal kayu terbakar saat bersandar di belakang permukiman warga.

Kondisi kapal sebelum terbakar nyaris tengelam di hampir seluruh bagian.

Kapal rencananya akan membawa barang menuju Kabupaten Kayong Utara, pada Minggu 3 Mei 2026 dinihari.

 Seorang warga, Yudi mengungkapkan kejadian sekitar pukul 22.30 WIB.

‎Sempat juga terdengar suara ledakan dari arah kapal.

"Kejadiannya sekitar pukul 22.30 WIB. Sempat ada suara ledakan dari arah kapal yang terbakar," kata Yudi kepada reporter Tribunpontianak.co.id.

Baca juga: Malam Mencekam, Kronologi Lengkap Kapal BBM Meledak dan Terbakar di Sukabangun Ketapang

Setelah mendengar suara ledakan, warga langsung keluar rumah dan melihat asap tebal membumbung dari kapal yang bersandar di sungai.

‎Api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bagian kapal.

‎Warga lainya, Apek menyebutkan kapal tersebut awalnya merupakan kapal nelayan tetapi sekarang digunakan untuk angkut barang.  

‎"Setahu saya awalnya kapal itu untuk mencari ikan (kapal nelayan) tapi sekarang di pakai untuk bawa barang," jelasnya.  

‎Apek menambahkan, suasana di lokasi kejadian sempat panik saat kobaran api terus membesar dan menyebar di sekitar kapal.

‎Pria ini bahkan mengalami luka di bagian telunjuk tangan kiri saat membantu memotong tali kapal.

‎"Kami panik karena apinya menyebar. Tangan saya sampai luka-luka karena ikut memotong tali kapal dan membantu memadamkan api," ujarnya.

Baca juga: 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Teror Air Upas Ketapang Terungkap, Pria Tewas Tragis di Bengkayang

Rumah Warga Bergetar

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved