Nopi Tersengat Listrik Saat Mengecat Atap BAPAS Sambas, Alami Luka Bakar

Korban itu menggunakan topi di kepala. Pada saat korban melakukan pengecatan dengan posisi berada di bawah kabel induk PLN, secara

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
EVAKUASI KORBAN - Sejumlah warga dan personel polisi mengevakuasi korban Nopi, pekerja yang diduga tersengat listrik di atap Kantor BAPAS Sambas. Pria bernama Nopi, diduga tersengat arus listrik ketika sedang melakukan pekerjaan pengecatan atap Kantor BAPAS Sambas, Desa Lorong, Kecamatan Sambas, Kalimantan Barat, Selasa 21 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Korban kini dilaporkan selamat dan sedang menjalani perawatan intensif dari petugas medis RSUD Sambas. Walaupun ia mengalami sejumlah luka bakar.
  • Andi menyebutkan, rekannya tersengat listrik saat berada dekat dengan kabel induk PLN di kantor BAPAS Sambas.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Seorang pria bernama Nopi, diduga tersengat arus listrik ketika sedang melakukan pekerjaan pengecatan di Kantor Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Sambas, Desa Lorong, Kecamatan Sambas, Kalimantan Barat, Selasa 21 April 2026.

Kejadian itu bermula ketika Nopi dan rekannya Andi naik ke atas atap Kantor BAPAS untuk melaksanakan tugas pengecatan. Namun tiba-tiba Nopi tersengat arus listrik.

Sejumlah warga dan pengendara yang melihat kecelakaan kerja itu langsung berupaya mengevakuasi korban. 

Nopi dilarikan ke RSUD Sambas untuk mendapat penanganan medis.

Korban kini dilaporkan selamat dan sedang menjalani perawatan intensif dari petugas medis RSUD Sambas. Walaupun ia mengalami sejumlah luka bakar.

Rekan korban, yang juga saksi peristiwa Andi mengatakan, rekan kerjanya Nopi tersengat arus listrik sekitar pukul 10.00 saat sedang bekerja melakukan pengecatan.

Ratusan Peserta Ikuti Tes UTBK SNBT di Kampus Poltesa Sambas

Andi menyebutkan, rekannya tersengat listrik saat berada dekat dengan kabel induk PLN di kantor BAPAS Sambas.

"Korban itu menggunakan topi di kepala. Pada saat korban melakukan pengecatan dengan posisi berada di bawah kabel induk PLN, secara tiba-tiba korban tersengat arus listrik," kata Andi.

Saat mengetahui korban tersengat listrik sejumlah warga dan personel polisi langsung mengevakuasi korban. 

Salah satu personel Polres Sambas Briptu Dirga membantu membawa korban ke RSUD Sambas.

Briptu Dirga mengatakan, dirinya sempat mendengar bunyi dentuman dan percikan api di atas kantor BAPAS.

"Sekitar pukul 10.00 WIB kejadiannya, Dirga lewat sekitaran balai desa dan BAPAS untuk melaksanakan tugas. Terdengar bunyi dentuman dan percikan api dari atas atap BAPAS," katanya.

Saat itu Dirga mengaku melihat dua orang pekerja sedang melakukan pengecatan atap bangunan yang terbuat dari bahan seng metal 

"Di lihat korban bersama dua orang temannya sedang ngecat atap bangunan yang terbuat dari bahan seng metal di Kantor BAPAS anak," ungkapnya.

Dia menyebutkan, ketika kejadian tersengat listrik itu, selanjutnya kerabat kerja korban meminta pertolongan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved