Lomba Cerdas Cermat

Sekda Harisson Sambut Kepulangan Tim LCC Smansa Pontianak: Jangan Tanamkan Ketidakadilan pada Pemuda

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wapres RI, Ketua MPR RI, serta anggota DPR RI seperti Rifqinizamy Karsayuda (Ketua Komisi II)

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
FOTO BERSAMA - Foto Sekda Kalbar Harisson didampingi Ketua IKA SMAN 1 Pontianak Windy Prihastari bersama Josepha Alexandra (Ocha) dan tim LCC SMAN 1 Pontianak saat tiba di VIP Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis 14 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Penyambutan ini dilakukan setelah 10 pelajar berprestasi tersebut memenuhi undangan khusus untuk bertemu Wakil Presiden RI di Jakarta guna membahas dinamika LCC 4 Pilar tingkat provinsi.
  • Dalam kesempatan tersebut, Sekda Harisson memberikan apresiasi tinggi dan semangat kepada para pelajar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menyambut langsung kepulangan Josepha Alexandra (Ocha) beserta rombongan tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) SMAN 1 Pontianak di VIP Pemprov Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis 14 Mei 2026.

Penyambutan ini dilakukan setelah 10 pelajar berprestasi tersebut memenuhi undangan khusus untuk bertemu Wakil Presiden RI di Jakarta guna membahas dinamika LCC 4 Pilar tingkat provinsi.

Turut hadir mendampingi Sekda, Ketua Ikatan Alumni (IKA) Smansa 1 Pontianak, Windy Prihastari, serta orang tua siswa, termasuk ayah Ocha, Andre Kuncoro.

Beri Dukungan Moral: "Perjuangkan Hak Kalian"

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Harisson memberikan apresiasi tinggi dan semangat kepada para pelajar. 

Ia menekankan bahwa rasa keadilan harus tetap dijaga sejak dini bagi generasi muda.

BREAKING NEWS: SMAN 1 Pontianak Tegaskan Sikap, Tolak Lomba Ulang!

“Saya memberikan semangat kepada mereka untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Jangan sampai ada rasa ketidakadilan itu tertanam pada jiwa para pemuda kita,” tegas Harisson di hadapan para siswa dan guru pendamping.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wapres RI, Ketua MPR RI, serta anggota DPR RI seperti Rifqinizamy Karsayuda (Ketua Komisi II) yang telah memberikan perhatian besar terhadap kasus ini.

Usul Dua Sekolah Kalbar Langsung ke Nasional

Menyikapi polemik hasil LCC 4 Pilar Kebangsaan yang sempat viral, Harisson memberikan solusi tegas. 

Ia menyarankan agar tidak perlu dilakukan pertandingan ulang di tingkat daerah (Kalimantan Barat).

Harisson menilai, langkah yang paling adil adalah memberangkatkan dua sekolah terbaik Kalbar langsung ke babak final tingkat nasional di Jakarta.

“Saya sebenarnya menyarankan agar baik SMAN 1 Sambas maupun SMAN 1 Pontianak dipanggil ke Jakarta untuk mengikuti final di sana. Jadi tidak perlu kita mengulang lagi LCC ini di Pontianak,” ujarnya.

Menurutnya, polemik yang terjadi merupakan konsekuensi dari kekeliruan proses penilaian sebelumnya, sehingga mengakomodir kedua sekolah (Smansa Pontianak dan Smansa Sambas) adalah jalan keluar yang bijak agar integritas lomba tetap terjaga.

Suasana Haru di Bandara

Suasana penyambutan di Bandara Supadio berlangsung hangat dan penuh haru. 

Tampak para siswa yang didampingi Kepala Sekolah dan guru pendamping merasa lega mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah provinsi.

Harisson mengajak seluruh pihak untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam menyelesaikan persoalan ini.

“Mari kita terus bangun rasa keadilan yang memang sudah ditanamkan dan menjadi falsafah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved