Breaking News

Bukan Kebakaran, Warga Datangi Damkar BPBD Mempawah untuk Lepaskan Cincin Anak

Kabid Damkar BPBD Mempawah, Desvan, mengatakan timnya berupaya menenangkan anak terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan.

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
LEPASKAN CINCIN - Tim Damkar BPBD melakukan pertolongan melepaskan cincin di salah satu jari anak berusia 6 tahun yang susah di lepas, Senin, 6 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Warga tersebut, Rusidah, datang dari Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, bersama putrinya, Airin Mikaila (6), yang mengalami kesulitan melepas cincin sejak malam sebelumnya.
  • Khawatir kondisi jari anaknya semakin membengkak, Rusidah langsung membawa Airin ke kantor Damkar BPBD Mempawah untuk meminta pertolongan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Suasana berbeda terlihat di Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Mempawah, Senin 6 April 2026 pagi.

Seorang warga datang bukan untuk melaporkan kebakaran, melainkan meminta bantuan melepas cincin yang tersangkut di jari anaknya.

Warga tersebut, Rusidah, datang dari Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, bersama putrinya, Airin Mikaila (6), yang mengalami kesulitan melepas cincin sejak malam sebelumnya.

Khawatir kondisi jari anaknya semakin membengkak, Rusidah langsung membawa Airin ke kantor Damkar BPBD Mempawah untuk meminta pertolongan.

Hujan Masih Dominan di Kalbar, BPBD Mempawah Imbau Tetap Waspada Karhutla

Petugas yang menerima laporan pun langsung sigap menangani.

Kabid Damkar BPBD Mempawah, Desvan, mengatakan timnya berupaya menenangkan anak terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan.

"Awalnya kami mencoba menggunakan gerinda khusus, namun karena anak tersebut ketakutan, akhirnya kami beralih menggunakan tang agar lebih aman dan tidak membuatnya semakin panik," jelas Desvan.

Proses evakuasi cincin tersebut berlangsung cukup menantang. Tangisan dan gerakan anak membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati.

"Kurang lebih 30 menit prosesnya. Kendalanya anak berontak dan menangis, sehingga kami harus pelan-pelan agar tidak melukai jari," tambahnya.

Usaha petugas akhirnya membuahkan hasil. Cincin berhasil dilepas tanpa menimbulkan luka pada jari Airin.

Raut lega pun terlihat jelas dari wajah sang anak dan ibunya setelah proses selesai.

Desvan menegaskan, Damkar tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran, tetapi juga siap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat lainnya.

"Kami selalu siap membantu masyarakat, tidak terbatas hanya pada kejadian kebakaran saja," tegasnya.

Di tempat yang sama, Rusidah pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan cepat dari petugas Damkar.

"Saya sangat berterima kasih kepada petugas Damkar yang sudah membantu anak saya. Alhamdulillah cincin bisa dilepas dengan aman," ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved