Cerita Haru Guru di Sambas Terpaksa Jual Seragam Korpri
Seorang guru di Sambas, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, terpaksa menjual seragam batik Korpri
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
Lebih lanjut, berkaitan masalah tidak gajian sampai sekarang, kata dia, dikarenakan para guru yang di sekolah ini dilimpahkan melalui dana BOSm
"Tapi dalam juknis dana BOS bertentangan tidak boleh membayar ASN, nah terus kalau dipaksakan kebanyakan gaji kami semua yang di sekolah turun drastis padahal di dalam peraturan gaji harus minimal same dengan waktu masih honor," ungkapnya.
Dia bilang, apabila terjadi bahan temuan itu guru takut akan mengembalikannya. Menurutnya Pemda tidak menganggarkan untuk gaji guru P3K paruh waktu.
"Habis itu kami mau kembalikan duit dari mana sedangkan dari pemda tak menganggarkan gaji kami. Nah dari sini hati kami semua yang P3K PW merasa terpukul dengan kejadian ini. Sebenarnya banyak yang mau saye ceritakan. Belum lagi berkaitan dengan yang guru," tegasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| RB Tak Boleh Sekadar Nilai, Pemprov Kalbar Dorong Birokrasi Berdampak Nyata ke Masyarakat |
|
|---|
| Dari Budaya hingga Destinasi Pariwisata Unik, Kalbar Borong 9 Nominasi di Kemenpar |
|
|---|
| Syaiful Hartadin Minta Guru di Kayong Utara Tak Dibebani Administrasi Berlebihan, Fokus Mengajar |
|
|---|
| Tak Semua Wilayah Ada Sinyal, DPRD Minta PPDB Kayong Utara Fleksibel |
|
|---|
| Pemkab Sambas Lepas 19 Jemaah Haji, Wabup Heroaldi Pesan Doakan Keharmonisan Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Sambas-Desember-2025-lalu.jpg)