Sanggau Dalam Data

11 Kuliner Tradisional Khas Sanggau yang Wajib Dicoba, dari Sungkui hingga Pekasam

Setiap hidangan di Sanggau bukan sekadar pengganjal perut, melainkan cerminan akulturasi budaya Dayak dan Melayu yang harmonis.

|
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/wikipedia
KULINER TRADISIONAL SANGGAU - Potret kuliner Lemang merupakan makanan khas Melayu tetapi lambat lain diserap oleh masyarakat lainnya. Berikut 11 kuliner tradisional Sanggau. 

Ringkasan Berita:
  • Setiap hidangan di Sanggau bukan sekadar pengganjal perut, melainkan cerminan akulturasi budaya Dayak dan Melayu yang harmonis, mulai dari olahan fermentasi yang autentik hingga kudapan manis yang legendaris.
  • Bagi para pecinta kuliner nusantara, deretan makanan khas ini menawarkan petualangan rasa yang tidak akan ditemukan di daerah lain.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU – Menjelajahi keindahan Kabupaten Sanggau terasa tidak lengkap tanpa mencicipi kekayaan kuliner tradisionalnya yang unik dan menggugah selera. 

Dikenal dengan sebutan "Bumi Daranante", daerah ini menyimpan warisan resep turun-temurun yang memadukan cita rasa khas pedalaman Kalimantan dengan bahan-bahan alami dari hutan dan sungai yang masih terjaga.

Setiap hidangan di Sanggau bukan sekadar pengganjal perut, melainkan cerminan akulturasi budaya Dayak dan Melayu yang harmonis, mulai dari olahan fermentasi yang autentik hingga kudapan manis yang legendaris.

Bagi para pecinta kuliner nusantara, deretan makanan khas ini menawarkan petualangan rasa yang tidak akan ditemukan di daerah lain.

Penasaran apa saja menu wajib yang harus dicoba saat berkunjung? 

Simak ulasan lengkap mengenai 11 Kuliner Tradisional Kabupaten Sanggau yang siap memanjakan lidah Anda berikut ini!

Biodata Kabupaten Sanggau Kalbar Lengkap Mulai dari Identitas Daerah Sampai Demografi

11 Kuliner Tradisional Kabupaten Sanggau

1. Sungkui, merupakan kuliner khas masyarakat Melayu Sanggau dan menjadi identitas utama Sanggau yang pembuatannya menggunakan bahan dasar beras yang dibungkus dengan daun dan dimasak secara khas. Sungkui biasanya disajikan dengan Opor ayam dan sambal nenas. Penganan tradisional ini biasa disajikan saat hari raya idul Fitri dan pada acara adat Melayu lainnya.

2. Lemang/Ajan merupakan kuliner tradisional yang terbuat dari beras ketan dimasak dalam seruas bambu. Lemang pada dasarnya merupakan makanan khas Melayu tetapi lambat lain diserap oleh masyarakat lainnya. Makanan ini biasanya disajikan saat Hari raya idul Fitri dan pesta Gawai (Panen Padi).

3. Tuak, (boramp/beram) minuman tradisional masyarakat Dayak yang terbuat dari beras ketan yang difermentasi sampai menjadi air. Tuak ini merupakan minuman yang mengandung alkohol.

4. Pansuh (bahasa Melayu Sanggau)/ Ponsouh (bahasa Dayak Bokidoh) Merupakan masakan tradisional asli Sanggau yang biasanya terbuat dari daging ayam, ikan yang dimasak didalam seruas bambu.

7 Fakta Unik PLBN Entikong Sanggau, Gerbang Megah Indonesia ke Malaysia yang Bikin Takjub!

5. Tempoyak atau disebut juga tempuyak/empuyak (bahasa Melayu Sanggau)/tompek (bahasa Dayak Jangkang) merupakan penganan tradisional yang berbahan dasar durian yang difermentasi.

6. Jorok (Bahasa Melayu Sanggau), yaitu sayur-sayuran yang difermentasi sehingga menghasilkan citarasa keasaman. Umumnya sayuran yang difermentasi yaitu daun ubi dan sawi.

7. Rusip olahan fermentasi ikan oleh masyarakat Melayu Sanggau

8. Lempok durian, merupakan panganan dodol khas Melayu Sanggau yang berbahan dasar durian. Biasanya mudah di jumpai saat musim durian.

9. Keturi piring, olahan khas ikan Keturi yang dijemur melingkar mengikuti piring khas masyarakat Melayu Sanggau khususnya Balai Sebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved