Bupati Erlina Ingatkan SKPD, Camat, dan Desa Serius Tindak Lanjut Temuan

"Pengawasan jangan dilihat sebagai beban. Justru ini adalah alat kontrol dan pendorong kinerja agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan

Tayang:
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
PIMPIN APEL - Bupati Mempawah, Erlina, memimpin apel gabungan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menegaskan bahwa tindak lanjut temuan hasil pengawasan tidak dapat ditunda dan harus menjadi komitmen bersama seluruh unsur pemerintahan daerah, Senin 5 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Menurut Erlina, penyelesaian temuan pengawasan merupakan tanggung jawab kolektif yang menuntut peran aktif seluruh jajaran, khususnya para pimpinan unit kerja.
  • Ia menilai, masih adanya temuan yang berulang dari tahun ke tahun menunjukkan perlunya perubahan pola kerja dan penguatan komitmen dalam menindaklanjuti hasil pengawasan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Erlina, menegaskan bahwa tindak lanjut temuan hasil pengawasan tidak dapat ditunda dan harus menjadi komitmen bersama seluruh unsur pemerintahan daerah, Senin 5 Januari 2026.

Penegasan tersebut disampaikan kepada pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, serta kepala desa dalam rangka penguatan tata kelola pemerintahan.

Menurut Erlina, penyelesaian temuan pengawasan merupakan tanggung jawab kolektif yang menuntut peran aktif seluruh jajaran, khususnya para pimpinan unit kerja.

"Saya ingin menegaskan bahwa penyelesaian temuan pengawasan adalah tanggung jawab kolektif. Mulai dari pimpinan SKPD, camat, hingga kepala desa, semuanya memiliki peran strategis untuk memastikan setiap rekomendasi tidak hanya direspons, tetapi juga diimplementasikan dengan baik dan tepat waktu," ujar Erlina.

Ia menilai, masih adanya temuan yang berulang dari tahun ke tahun menunjukkan perlunya perubahan pola kerja dan penguatan komitmen dalam menindaklanjuti hasil pengawasan.

Bupati Erlina Tekankan Reformasi Birokrasi, Disiplin, dan Transformasi Digital ASN

Oleh karena itu, pengawasan harus dipahami sebagai bagian penting dari upaya peningkatan kinerja aparatur.

"Pengawasan jangan dilihat sebagai beban. Justru ini adalah alat kontrol dan pendorong kinerja agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai aturan dan tujuan," katanya.

Lebih lanjut, Bupati Erlina meminta agar koordinasi dan sinergi antara Inspektorat Daerah dengan seluruh SKPD serta pemerintah desa terus diperkuat.

Ia menegaskan bahwa komunikasi yang baik akan mempercepat penyelesaian rekomendasi pengawasan.

"Koordinasi yang kuat antara Inspektorat, SKPD, dan pemerintah desa menjadi kunci agar setiap temuan bisa segera diselesaikan dan tidak berlarut-larut," tegasnya.

Erlina juga menekankan pentingnya percepatan pemutakhiran data serta pelaporan tindak lanjut temuan pengawasan.

Hal ini dinilai penting untuk mencegah penumpukan temuan dari satu tahun anggaran ke tahun berikutnya.

"Kita harus mempercepat pemutakhiran data dan pelaporan tindak lanjut, agar tidak terjadi penumpukan temuan dari tahun ke tahun," ucapnya.

Selain itu, Bupati mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pemantauan dan evaluasi tindak lanjut.

Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan efektivitas, akurasi, dan transparansi pengawasan.

"Teknologi informasi harus dioptimalkan untuk memantau dan mengevaluasi progres tindak lanjut secara berkelanjutan," tutup Erlina. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved