Bupati Ontot Bersama Dinas Terkait Bongkar Drainase yang Diduga Pemicu Banjir
upati Sanggau, Yohanes Ontot bersama Plt Kepala Dinas PUPR Sanggau Aris Sudarsono membongkar saluran drainase di Jalan Setia Budi.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan bahwa berdasarkan inspeksi yang dilakukan bersama dinas terkait, hampir semua gorong-gorong atau drainase di jalan Setia Budi tertutup oleh oknum masyarakat.
- Oleh karenanya, salah satu langkah yang dilakukan adalah pembongkaran didepan beberapa rumah penduduk, lalu dilakukan pembersihan drainase.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau, Yohanes Ontot bersama Plt Kepala Dinas PUPR Sanggau Aris Sudarsono, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Damkar Satpol PP, Camat Kapuas dan Lurah Beringin serta Ketua RT setempat membongkar saluran drainase di Jalan Setia Budi, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa 23 Desember 2025.
Saluran tersebut diduga menjadi pemicu banjir di area PLN UP3 Sanggau dan sekitarnya.
Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan bahwa berdasarkan inspeksi yang dilakukan bersama dinas terkait, hampir semua gorong-gorong atau drainase di jalan Setia Budi tertutup oleh oknum masyarakat.
"Kelihatannya hampir semua drainase dan gorong-gorong tertutup oleh oknum masyarakat waktu membangun ini tidak memperkirakan secara baik terkait dengan kondisi alam dan kemungkinan terjadi banjir yang akan berdampak kepada masyarakat luas,"katanya disela-sela membongkar saluran drainase di jalan Setia Budi.
Oleh karenanya, salah satu langkah yang dilakukan adalah pembongkaran didepan beberapa rumah penduduk, lalu dilakukan pembersihan drainase.
"Sehingga bisa mengurainya, jika dibiarkan dan terjadi hujan terus menerus dengan intensitas yang lebat, kawasan ini bisa jadi lautan air,"kata Ontot.
Oleh karenanya, Ontot meminta kepada masyarakat, harus mewanti-wanti setiap apapun yang mereka lakukan terutama yang banyak menghasilkan sampah, jangan dibuang sembarang.
"Kemudian yang kedua bagi masyarakat yang membangun di bantaran sungai, jangan buah sampahnya di sungai. Kemudian bagi masyarakat yang membangun di daratan yang ada lintasan drainase agar jangan ditutup drainasenya. Tidak diperbolehkan membangun apapun alasannya diatas drainase, karena itu berbahaya ketika terjadi penyumbatan kita tidak bisa mengatasinya. Langkah kita pasti harus dibongkar,"tegasnya.
Baca juga: Berikut Jadwal Misa Natal di Gereja SMBP Bunut Sanggau
Ontot juga sudah menginstruksikan Camat Kapuas untuk mendata pemilik bangunan di yang membangun di atas drainase.
"Silahkan mereka bongkar sendiri, kalau tidak kita bongkar. Karena kalau tidak tegas ya tidak bisa, kota ini akan jadi laut. Dari pada dampaknya ke masyarakat luas, lebih baik oknum-oknum tertentu yang kita tertibkan. Karena mereka membangun tanpa seizin kita,"tegasnya.
Ontot kembali menegaskan, keterlibatan masyarakat juga diperlukan untuk ikut serta menjaga agar Kota Sanggau ini tetap nyaman.
"Kemudian bagaimana sampah juga tidak dibuang sembarangan, sehingga sampah ini tidak menjadi momok. Kalau banjir kan susah juga kita,"pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Profil Geografis dan Potensi Sektor Unggulan Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah |
|
|---|
| Sekda Pontianak Tekankan Pentingnya Keprotokolan dan Komunikasi Publik di Lingkungan Pemda |
|
|---|
| DPRD Balikpapan Kagumi Integrasi Trotoar dan Ruang Publik Pontianak |
|
|---|
| Harapan Bupati Landak Cegah Putus Sekolah : Pendidikan adalah Modal Penting Masa Depan |
|
|---|
| Pertamax Makin Mahal, Warga Pontianak Akui Aktivitas Harian Ikut Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/di-area-PLN-UP3-Sanggau-dan-sekitarnya.jpg)