Ketua Komisi V DPR RI Lasarus Serahkan Dua Unit Bus Sekolah Bantuan Kemenhub di Sintang dan Melawi

Lasarus menambahkan, bantuan bus sekolah ini juga akan meringankan beban orang tua murid, terutama ketika sekolah mengikuti kegiatan

Tayang:
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
SERAHKAN BUS SEKOLAH - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyerahkan dua unit bus sekolah bantuan Kementerian Perhubungan kepada SD–SMP Panca Setya Sintang dan SMAS Santa Maria Melawi, Rabu, 17 Desember 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Ia berharap, dengan adanya bantuan dua unit bus sekolah tersebut, aktivitas sekolah terkait transportasi dapat menjadi lebih mudah dan efisien. 
  • Kehadiran negara melalui bantuan ini juga diharapkan tidak lagi membebani siswa maupun guru.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyerahkan dua unit bus sekolah bantuan Kementerian Perhubungan kepada SD–SMP Panca Setya Sintang dan SMAS Santa Maria Melawi, Rabu 17 Desember 2025.

Lasarus menjelaskan, bantuan bus sekolah tersebut merupakan hasil usulan yang telah ia sampaikan sejak awal kepada Kementerian Perhubungan, melihat kebutuhan nyata sekolah-sekolah di daerah.

Menurutnya, banyak sekolah memiliki program rutin seperti turne atau kegiatan keliling ke stasi-stasi paroki hingga ke dusun-dusun, namun terkendala sarana transportasi.

“Beberapa sekolah punya program turne keliling ke stasi dari paroki kecamatan sampai ke dusun. Itu program rutin sekolah. Masalah utama mereka adalah angkutan. Selain itu, banyak juga event yang mereka ikuti, misalnya ke Pontianak, sehingga harus menyewa bus,” ujar Lasarus.

Ia berharap, dengan adanya bantuan dua unit bus sekolah tersebut, aktivitas sekolah terkait transportasi dapat menjadi lebih mudah dan efisien. 

Hujan Gerimis Tetap Penuh Kebersamaan, Kapolres Melawi Pimpin Panen Jagung di Lahan Polres

Kehadiran negara melalui bantuan ini juga diharapkan tidak lagi membebani siswa maupun guru.

“Dengan adanya bantuan ini, negara hadir untuk tidak membebani anak sekolah dan guru. Rata-rata siswa berasal dari kampung. Saya dapat informasi sekitar 70 sampai 80 persen adalah anak desa,” jelasnya.

Lasarus menambahkan, bantuan bus sekolah ini juga akan meringankan beban orang tua murid, terutama ketika sekolah mengikuti kegiatan atau event di luar daerah. 

Dengan tersedianya armada sendiri, sekolah tidak perlu lagi memungut biaya tambahan kepada orang tua untuk keperluan transportasi.

“Kalau ada kegiatan di luar, soal pembiayaan angkutan sudah aman. Sekolah tidak perlu memungut biaya dari orang tua,” katanya.

Lebih lanjut, Lasarus menyampaikan bahwa pada tahun depan pihaknya kembali mengusulkan bantuan serupa untuk beberapa sekolah lainnya. 

Namun, ia menegaskan bahwa proses tersebut tetap harus melalui mekanisme dan verifikasi dari pemerintah.

“Tahun depan sudah ada usulan. Beberapa sekolah akan kita verifikasi. Kita tidak bisa memutuskan sendiri, nanti ada verifikasi dari pemerintah setelah kita usulkan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa keberlanjutan program bantuan bus sekolah ini akan sangat bergantung pada kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun mendatang.

“Kita lihat juga APBN tahun depan, apakah program ini bisa kita lanjutkan atau tidak,” pungkas Lasarus. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved