Bupati Ontot Tegaskan Pentingnya Pelestarian Kearifan Lokal
Bapperida melaksanakan diseminasi hasil kelitbangan tahun 2025 dengan fokus kajian Adat Nosu Minu Podi dan Tari Jepin Anyam Tali Selampik
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Yohanes Ontot menyampaikan apresiasi atas upaya mematenkan dan melindungi berbagai inovasi daerah, termasuk karya budaya seperti Nosu Minu Podi dan Tari Jepin Anyam Tali Selampik, yang merupakan warisan leluhur yang diturunkan dari generasi ke generasi.
- Ontot menegaskan, pentingnya pelestarian kearifan lokal agar tidak hilang di tengah arus perubahan, serta menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga nilai sosial, ekspresi budaya, dan inspirasi lokal tetap hidup dan berkembang.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan diseminasi hasil kelitbangan tahun 2025 dengan fokus kajian Adat Nosu Minu Podi dan Tari Jepin Anyam Tali Selampik di Aula Hotel Harvey Sanggau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kemarin.
Kegiatan dibuka Bupati Sanggau Yohanes Ontot. Dalam sambutanya, Yohanes Ontot menyampaikan apresiasi atas upaya mematenkan dan melindungi berbagai inovasi daerah, termasuk karya budaya seperti Nosu Minu Podi dan Tari Jepin Anyam Tali Selampik, yang merupakan warisan leluhur yang diturunkan dari generasi ke generasi.
Ontot menegaskan, pentingnya pelestarian kearifan lokal agar tidak hilang di tengah arus perubahan, serta menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga nilai sosial, ekspresi budaya, dan inspirasi lokal tetap hidup dan berkembang.
Lanjutnya, kajian filosofi dayak dalam Nosu Minu Podi dan kemajuan budaya melalui Tari Jepin Anyam Tali Selampik sebagai bukti bahwa Sanggau merupakan rumah bagi keberagaman yang saling memperkaya.
Baca juga: 80 Persen Wilayah Kabupaten Sanggau Sanggau Sudah Bersinyal
Sementara itu, Plt Kepala Bapperida Kabupaten Sanggau, Shopiar Juliansyah menyampaikan bahwa diseminasi ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan penelitian kelitbangan sekaligus media untuk menyampaikan temuan dan rekomendasi kepada para pemangku kepentingan.
Shopiar menegaskan bahwa hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan serta mendorong terciptanya inovasi di bidang seni dan kebudayaan daerah. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Profil Geografis dan Potensi Sektor Unggulan Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah |
|
|---|
| Sekda Pontianak Tekankan Pentingnya Keprotokolan dan Komunikasi Publik di Lingkungan Pemda |
|
|---|
| DPRD Balikpapan Kagumi Integrasi Trotoar dan Ruang Publik Pontianak |
|
|---|
| Harapan Bupati Landak Cegah Putus Sekolah : Pendidikan adalah Modal Penting Masa Depan |
|
|---|
| Pertamax Makin Mahal, Warga Pontianak Akui Aktivitas Harian Ikut Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pin-Anyam-Tali-S.jpg)