Keracunan MBG di Kalbar

Muntah dan Lemas Seusai Santap MBG di Kapuas Hulu

"Saya langsung bawa ke rumah masih juga muntah dan keringat dingin," ujar Hikmat kepada wartawan di RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau.

Tayang:
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Safruddin
Tribunpontianak.co.id/Sahirul Hakim
KORBAN DIRAWAT - Kondisi pasien yang diduga keracunan MBG di Kapuas Hulu di ruangan IGD RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat, Selasa 4 November 2025.  

 "Nanti saya akan datang kesana, untuk melihat situasi tempat pengelolaan makanan MBG tersebut, saat ini masih fokus menangani pasien yang dirawat di rumah sakit, karena ini yang lebih penting," tambah dia.

Soni menjelaskan, pihaknya akan memanggil seluruh SPPG di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu untuk evaluasi agar tidak terjadi lagi seperti ini. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Sejumlah Siswa SD Islam Tahfidz Putussibau Keracunan MBG

"Saya yakin apabila SOP dijalani dengan baik, tidak akan terjadi seperti ini, karena kami terus melakukan evaluasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik," ungkapnya. 

Hingga saat ini pasien diduga keracunan makanan MBG terus bertambah yang dibawa ke RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau, data sementara jumlah pasien sebanyak 15 orang anak.

Penjelasan Kadisdikbud

 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kapuas Hulu Petrus Kusnadi, turun langsung melihat kondisi pasien.

Petrus menyampaikan setelah mendapat informasi adanya dugaan keracunan MBG, langsung ke rumah sakit.

"Bersyukur mereka semua sudah membaik, dan satu pasien harus dirawat inap," ujarnya kepada wartawan.

Berdasarkan data yang diterima oleh Petrus Kusnadi, jumlah anak-anak yang diduga keracunan makanan dari MBG berjumlah 12 orang anak.

"Mereka semua adalah dari pelajar SDN 1 Kedamin, dan SD Islam Tahfidz," kaatnya.(rul)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved