Haji 2026

Urutan Lengkap Ibadah Haji yang Wajib Diketahui Jemaah, dari Ihram hingga Melontar Jamrah

Dengan mengetahui urutan ibadah secara benar, jemaah dapat menjalankan setiap rangkaian dengan khusyuk dan sesuai tuntunan. 

Tayang:
Kompas.com
JEMAAH HAJI - Ibadah haji merupakan salah satu kewajiban utama dalam ajaran Islam yang menempati posisi sebagai rukun Islam kelima. 

Ringkasan Berita:
  • Lebih dari sekadar perjalanan ke Tanah Suci, haji adalah perjalanan spiritual yang sarat makna, menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Bagi calon jemaah yang akan menunaikan ibadah haji, memahami tahapan-tahapan pelaksanaannya menjadi hal yang sangat penting. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Ibadah haji merupakan salah satu kewajiban utama dalam ajaran Islam yang menempati posisi sebagai rukun Islam kelima. 

Kewajiban ini berlaku bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat kemampuan, baik dari segi fisik, mental, maupun finansial.

Lebih dari sekadar perjalanan ke Tanah Suci, haji adalah perjalanan spiritual yang sarat makna, menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bagi calon jemaah yang akan menunaikan ibadah haji, memahami tahapan-tahapan pelaksanaannya menjadi hal yang sangat penting. 

Dengan mengetahui urutan ibadah secara benar, jemaah dapat menjalankan setiap rangkaian dengan khusyuk dan sesuai tuntunan. 

Berikut ini adalah tahapan pelaksanaan ibadah haji yang perlu dipahami secara menyeluruh.

Cara Masuk Raudhah dengan Tasreh atau Aplikasi Nusuk, Ikuti Panduan Lengkap Jemaah Haji 2026

1. Ihram dari Miqat yang Telah Ditetapkan

Tahap awal dalam ibadah haji dimulai dengan ihram, yaitu kondisi suci yang menandai dimulainya rangkaian ibadah. Jemaah memulai ihram dari miqat, yakni batas wilayah tertentu yang telah ditentukan sebagai tempat berniat haji. Pada tahap ini, terdapat beberapa amalan yang dianjurkan, seperti mandi sunah, berwudu, mengenakan pakaian ihram, serta melaksanakan salat sunah dua rakaat sebelum mengucapkan niat haji. Setelah itu, jemaah dianjurkan untuk terus melantunkan talbiyah sepanjang perjalanan. Dengan memasuki keadaan ihram, jemaah juga wajib menjaga diri dari berbagai larangan yang telah ditetapkan.

2. Wukuf di Padang Arafah

Tahapan berikutnya adalah wukuf di Padang Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Wukuf merupakan inti dari ibadah haji dan menjadi momen paling penting dalam keseluruhan rangkaian. Pada waktu ini, jemaah berkumpul sejak siang hingga matahari terbenam untuk memperbanyak doa, zikir, dan istighfar. Amalan yang biasa dilakukan antara lain melaksanakan salat Zuhur dan Asar secara jamak dan qashar, mendengarkan khutbah, serta membaca Al-Qur’an. Suasana wukuf menjadi waktu yang sangat sakral untuk refleksi diri dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

3. Mabit di Muzdalifah

Setelah selesai wukuf, jemaah melanjutkan perjalanan menuju Muzdalifah untuk bermalam atau mabit. Jemaah biasanya berada di lokasi ini hingga menjelang waktu subuh. Selain beristirahat, jemaah juga mengumpulkan batu-batu kecil yang nantinya digunakan untuk prosesi melontar jamrah di Mina. Mabit di Muzdalifah mengajarkan kesederhanaan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalani ibadah.

4. Melontar Jamrah Aqabah di Mina

Pada tanggal 10 Dzulhijjah, jemaah menuju Mina untuk melaksanakan lontar jamrah aqabah. Prosesi ini dilakukan dengan melempar tujuh butir kerikil ke arah tiang jamrah sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan. Ibadah ini meneladani kisah Nabi Ibrahim AS yang tetap teguh dalam keimanan saat menghadapi ujian berat. Melontar jamrah menjadi simbol keteguhan iman dan komitmen untuk menjauhi segala bentuk godaan yang dapat menyesatkan.

5. Tahalul Awal
 
Setelah lontar jamrah, jemaah melakukan tahalul awal dengan mencukur atau memotong sebagian rambut. Tahapan ini menandai sebagian larangan ihram telah gugur, kecuali larangan berhubungan suami istri dan akad nikah.
 
6. Tawaf Ifadhah
 
Tawaf ifadhah adalah rukun haji yang wajib dilakukan di Masjidil Haram dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Tawaf ini menandai masuknya jemaah ke fase akhir dalam prosesi haji.
 
7. Sai antara Shafa dan Marwah
 
Sai dilakukan setelah tawaf ifadhah, dengan berjalan cepat bolak-balik sebanyak tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah. Sai merupakan bentuk penghormatan kepada perjuangan Siti Hajar dalam mencari air untuk Nabi Ismail AS.
 
8. Tahalul Kedua
 
Setelah sai, jemaah melakukan tahalul kedua yang menandakan seluruh larangan ihram telah berakhir. Pada tahap ini, jemaah telah menyelesaikan rangkaian rukun haji utama.
 
9. Mabit di Mina
 
Jemaah kembali bermalam di Mina selama hari-hari tasyrik (11–13 Dzulhijjah) dan melanjutkan lontar tiga jamrah: ula, wusta, dan aqabah, masing-masing dengan tujuh batu kerikil setiap hari.
 
10. Tawaf Wada
 
Tawaf wada atau tawaf perpisahan dilakukan sebelum jemaah meninggalkan Makkah. Ini merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada Baitullah sebelum kembali ke tanah air.

Panduan Haji Awal, Niat Ihram, Miqat, hingga Rukun Haji yang Harus Dipahami

Tips agar Ibadah Haji Lebih Maksimal

Agar ibadah haji dapat dijalankan dengan lancar dan khusyuk, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:
 1. Persiapan Fisik dan Mental
Jaga kebugaran tubuh dengan olahraga rutin dan konsumsi makanan bergizi. Persiapkan pula mental dengan memperbanyak ibadah dan berdoa agar diberikan kekuatan.
 2. Pahami Tata Cara Haji
Ikuti manasik haji yang diselenggarakan dan pelajari dengan saksama setiap rukun serta wajib haji agar ibadah berjalan tertib dan sah.
 3. Bawa Perlengkapan yang Sesuai
Siapkan perlengkapan penting seperti pakaian ihram, obat pribadi, dan perlengkapan ibadah lainnya untuk mendukung kenyamanan selama di Tanah Suci.
 4. Kelola Waktu dengan Baik
Atur jadwal ibadah agar dapat mengikuti setiap prosesi tepat waktu dan terhindar dari kepadatan jemaah.
 5. Jaga Kebersihan dan Kesehatan
Gunakan masker jika diperlukan, rajin mencuci tangan, dan jaga pola makan serta istirahat.
 6. Perbanyak Ibadah Sunah
Selain rukun dan wajib haji, maksimalkan waktu dengan memperbanyak salat sunah, zikir, dan membaca Al-Qur’an.
 7. Bersabar dan Ikhlas
Hadapi segala tantangan dengan sabar dan ikhlas. Setiap kesulitan dalam haji adalah ujian untuk meraih haji yang mabrur.
 
Sudah Siap Berhaji?
 
Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tapi juga perjalanan jiwa yang membutuhkan kesiapan menyeluruh. Dengan memahami urutan dan tata cara ibadah, serta mempersiapkan diri sebaik mungkin, insyaAllah Anda dapat menunaikan haji dengan lancar dan memperoleh haji yang mabrur. Mari lengkapi perjalanan haji Anda bersama Kartu Shar-E Debit 1HRAM Bank Muamalat.
 
Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah ibadah Anda. Aamiin.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved