2. Metode Rukyat (Pengamatan Langsung)
Rukyat dilakukan dengan mengamati langsung keberadaan hilal di berbagai titik pemantauan di Indonesia.
Jika hilal terlihat, maka keesokan harinya sudah memasuki bulan Syawal. Jika tidak terlihat, maka bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari.
Bagaimana Proses Sidang Isbat Idul Fitri 2025?
Sidang isbat akan berlangsung dalam tiga tahap utama yang melibatkan berbagai pihak, termasuk para ahli astronomi, perwakilan ormas Islam, serta lembaga terkait seperti BMKG, LAPAN, dan BRIN.
1. Seminar Posisi Hilal Awal Syawal 1446 H
Seminar ini akan diadakan pukul 16.30 WIB hingga menjelang magrib, dengan tujuan memaparkan data perhitungan posisi hilal.
Beberapa pihak yang akan hadir dalam seminar ini antara lain:
Perwakilan duta besar negara sahabat
Ahli falak (astronomi Islam) dan astronom
Perwakilan organisasi Islam
Lembaga terkait seperti BMKG, LAPAN, BRIN, dan Planetarium Bosscha
2. Sidang Isbat Penetapan Awal Syawal
Setelah matahari terbenam, sidang isbat utama akan dimulai pada pukul 18.45 WIB secara tertutup.
Pada tahap ini, hasil rukyat dari berbagai titik pemantauan akan diverifikasi.