berita viral
Pria Italia Selamat Setelah Dua Hari Hidup dengan Anak Panah di Kepala
Selama dua hari penuh, ia hidup sendirian di rumah dengan anak panah tertancap di kepalanya tanpa makan dan minum.
“Meleset satu milimeter lebih jauh, pasien akan langsung meninggal. Ia beruntung,” kata Iacoangeli dengan nada lega.
Selain itu, bahan anak panah yang terbuat dari karbon ternyata membantu proses pemindaian medis. Sifat material ini membuat alat pencitraan dapat bekerja lebih optimal, sehingga tim dokter bisa merencanakan jalannya operasi dengan risiko minimal.
Tantangan Operasi yang Rumit
Bagi sebagian orang, mungkin terlihat sederhana: cukup cabut anak panahnya.
Namun, menurut Iacoangeli, prosedur ini jauh dari kata mudah.
"Ini bukan soal mencabut anak panah begitu saja, tetapi mencabutnya tanpa menimbulkan pendarahan hebat," jelasnya.
“Anak panah itu bertindak sebagai penyumbat. Jika dicabut sembarangan, bisa membuka lubang besar dan menyebabkan pendarahan yang mematikan.”
Oleh karena itu, setiap langkah harus diperhitungkan dengan cermat. Tim medis menghabiskan waktu untuk memastikan tidak ada jaringan otak vital yang terdampak, sekaligus meminimalkan risiko komplikasi.
Risiko Pascaoperasi yang Masih Mengintai
Meski operasi berhasil dilakukan, perjuangan pasien belum selesai.
Risiko infeksi tetap tinggi, terutama karena ia telah dua hari tanpa asupan makanan dan minuman, yang berarti daya tahan tubuhnya melemah.
Di ruang perawatan intensif, pasien terus dipantau ketat.
Selang infus menyalurkan cairan dan nutrisi yang ia butuhkan, sementara peralatan medis memantau detak jantung, tekanan darah, dan saturasi oksigen setiap detik.
Keberuntungan yang Sulit Dipercaya
Bagi para dokter, kasus ini menjadi pengingat bahwa dalam dunia medis, keajaiban kadang datang dalam bentuk yang tidak terduga.
Pria Italia selamat anak panah di kepala
Kisah bertahan hidup dua hari dengan luka kepala
Lintasan anak panah tidak mengenai otak vital
Kasus langka anak panah tertancap di kepala
Tim medis selamatkan pria dengan cedera kepala par
| Viral Pengantin Syok, Diduga Ditipu WO Meski Sudah Bayar Rp 85 Juta hingga Nyaris Gagal Resepsi |
|
|---|
| Heboh Hanta Virus! Kenali Potensi dan Gejalanya, Penularan Antarmanusia Jarang Terjadi |
|
|---|
| Viral Larangan Guru Non-ASN Mengajar Tahun 2027, Kemendikdasmen Buka Suara |
|
|---|
| Aksi Nekat Baby Sitter Culik Balita 17 Bulan Digagalkan Polisi di Pelabuhan Merak |
|
|---|
| Viral Anak Panti Asuhan Disuruh Pindah Sekolah Gara-gara Tunggakan Seragam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pria-Italia-Selamat-Setelah-Dua-Hari-Hidup-dengan-Anak-Panah-di-Kepala.jpg)