Kisah Penari Muda Kalbar Terpilih untuk Tampil  di Istana Kepresidenan pada HUT RI ke-80

Salah satu penari yang akan tampil adalah Mizan Almuluk (20), mahasiswa semester tujuh Program Studi Seni Pertunjukan Universitas Tanjungpura.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRI PANDITO WIBOWO
Gubernur Kalbar Ria Norsan melepas Tim Penari perwakilan Kalbar, di Pendopo Gubernur Kalbar, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Pontianak, Kamis, 7 Agustus 2025. Tim penari tersebut akan mewakili Kalbar pada HUT RI ke-80 di Istana Negara. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 50 penari muda terbaik dari Kalimantan Barat akan tampil membawakan Tarian Bhineka Tunggal Ika pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan, 17 Agustus 2025 mendatang.

Ini menjadi tahun kedua Kalbar dipercaya ambil bagian dalam pertunjukan seni kenegaraan tersebut.

Salah satu penari yang akan tampil adalah Mizan Almuluk (20), mahasiswa semester tujuh Program Studi Seni Pertunjukan Universitas Tanjungpura.

Berasal dari Bunur Hilir, Kapuas Hulu, Mizan tidak menyangka dirinya kembali dipercaya tampil di Istana Kepresidenan untuk kedua kalinya.

“Saya senang dan bangga bisa mewakili Kalbar tampil di Istana Merdeka. Sebenarnya tidak terpikir bisa sampai ke tahap ini lagi,” ujar Mizan.

“Pertama kali saya tahu terpilih, lewat pesan dari anak Pak Ismunandar, lalu dikabari Bang Winando. Tahun lalu saya juga sempat ikut tampil di istana, dan itu pengalaman yang luar biasa,” ungkapnya.

Bagi Mizan, keterlibatan dalam dunia tari bukan hal baru. Sehari-hari ia memang aktif dalam berbagai kegiatan seni pertunjukan. Kini, ia bersama tim tengah menjalani latihan intensif untuk persiapan akhir sebelum berangkat ke Jakarta.

“Beberapa hari ini kami latihan full, belajar dari materi yang dikirim. Dukungan orang tua luar biasa, mereka bangga saya bisa membawa nama Kalbar ke Istana Kepresidenan,” katanya.

Baca juga: Bhabinkamtibmas Polsek Pontianak Selatan Ajak Warga Kibarkan Merah Putih di Rumah Masing-Masing

Kisah serupa datang dari Rona, penari asal Kabupaten Sanggau yang juga merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari momen bersejarah ini.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari atas dukungan mereka kepada tim penari.

“Kami merasa sangat didukung penuh oleh pemerintah provinsi. Terima kasih Bapak Gubernur dan Ibu Kadisporapar,” ujar Rona.

Latihan Intensif, Penari Dipilih dari Seluruh Kabupaten/Kota

Seluruh penari yang tergabung merupakan hasil seleksi dari perwakilan 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Mereka saat ini tengah menjalani latihan bersama di Pontianak sebelum bertolak ke Jakarta pada 9 Agustus 2025 untuk berlatih langsung di Istana bersama delegasi dari tiga provinsi lainnya, Jawa Tengah (Banyumas), Sulawesi Utara, dan DKI Jakarta.

Ismunandar, selaku koreografer teknik dan officer pendamping dari Kalbar menjelaskan bahwa latihan di Pontianak sudah berjalan selama lima hari. Para penari mempelajari video gerakan resmi dari panitia pusat yang baru diterima dua hari sebelumnya.

“Kita baru bertemu kemarin karena anak-anak ini berasal dari berbagai kabupaten/kota. Jadi perlu waktu menyatukan rasa, gerak, dan pemahaman mereka,” jelas Ismunandar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved