Ekonomi Kalbar Triwulan II Tumbuh 5,59 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional
Ekonomi Kalimantan Barat secara tahunan mencatat pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang tumbuh
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Berita Resmi Statistik (BRS) mengenai pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat secara tahunan pada triwulan II-2025 sebesar 5,59 persen, Selasa 5 Agustus 2025.
Menurut Kepala BPS Kalbar, Muh. Saichudin angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pada triwulan I yang mana angkanya secara tahunan sebesar 5,12 persen.
"Jadi untuk Kalimantan Barat, untuk yang kedua kali lebih tinggi pertumbuhan ekonomi secara tahunan dibandingkan secara nasional," ujarnya.
Sedangkan jika dibandingkan antara triwulan II dengan triwulan I pertumbuhan ekonomi Kalbar tercatat sebesar 1,94 persen. Adapun secara kumulatif situasi pertumbuhannya sebesar 5,30 persen.
Perekonomian Kalbar berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada triwulan II mencapai Rp81.108,71 miliar. Sementara atas dasar harga konstan tahun 2010 sebesar Rp42.463,86 miliar.
Ekonomi Kalimantan Barat secara tahunan mencatat pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 39,24 persen.
• Beberapa Peristiwa Ekonomi Dongkrak Aktivitas Kalbar pada Triwulan II-2025
Hal ini sejalan dengan produksi bauksit yang tumbuh sebesar 269,25 persen secara tahunan.
Saichudin juga mengungkapkan bahwa sektor konstruksi juga mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi yaitu sebesar 12,13 persen.
“Hal ini sejalan dengan mulai adanya pembangunan kawasan industri di Kalimantan Barat, utamanya di Ketapang dan Kayong Utara,” jelasnya.
Sektor jasa lainnya mengalami kenaikan sebesar 9,11 persen. Kenaikan ini disebabkan meningkatnya pengeluaran konsumsi rekreasi secara tahunan sebesar 150,01 persen dan adanya momen libur Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, serta libur sekolah.
Namun, jasa pendidikan mengalami kontraksi sebesar 0,96 persen seiring dengan belanja pendidikan yang juga terkontraksi sebesar 21,49 persen secara tahunan.
Administrasi pemerintahan pun turut mengalami kontraksi sebesar 0,79 persen.
“Hal ini sejalan dengan belanja pegawai yang terkontraksi sebesar 11,76 persen dan penyusutan barang modal terkontraksi sebesar 52,90 persen secara tahunan,” tambahnya.
Dari sisi lapangan usaha, kontribusi terbesar terhadap perekonomian Kalbar pada triwulan II secara tahunan masih berasal dari sektor pertanian, yakni sebesar 20,91 persen. Sektor pertanian ini tumbuh sebesar 2,67 persen.
Sedangkan dari sisi pengeluaran, kontribusi terbesar berasal dari konsumsi rumah tangga sebesar 48,95 persen. Komponen ini tumbuh sebesar 5,44 persen.
“Sumber pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat secara tahunan pada triwulan II adalah sektor pertambangan, yaitu sebesar 1,68 persen dari total pertumbuhan ekonomi triwulan II yang sebesar 5,59 persen. Hal ini sejalan dengan pesatnya produksi bijih bauksit di Kalimantan Barat di beberapa kabupaten,” ungkapnya.
ekonomi Kalbar
Badan Pusat Statistik
BPS Kalbar
Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
Selasa 5 Agustus 2025
| Cegah Karhutla, Polsek Sekayam Lakukan Verifikasi Langsung ke Lokasi Hotspot |
|
|---|
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Waspada Gula Impor Tanpa Label Beredar di Pasar Turi Singkawang |
|
|---|
| Cuaca Kalbar Besok 21 April 2026 di 14 Daerah! Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu Waspada Angin Kencang |
|
|---|
| Mahasiswa Poltesa Ajak Perkuat Kesadaran Isu Kekerasan Seksual di Kampus |
|
|---|
| Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi, Warga dan Disnaker Kota Singkawang Beri Tanggapan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/EKONOMI-KALBAR343W.jpg)