Karhutla di Kalbar

Sebanyak 682 Titik Panas Terpantau di Kalbar, Terbanyak di Sanggau

Sensor ini mendeteksi anomali suhu panas di permukaan bumi yang mengindikasikan potensi kebakaran hutan atau lahan.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
KARHUTLA DI KALBAR - Petugas tengah berjibaku memadamkan titik api akibat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Sanggau–Dokok, Selasa 29 Juli 2025 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 682 titik panas (hotspot) tersebar di wilayah Kalimantan Barat pada 29 Juli 2025, sejak pukul 00.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Dari total tersebut, 672 titik terdeteksi dengan tingkat kepercayaan rendah, 7 titik menengah, dan 3 titik tinggi.

“Kabupaten Sanggau menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 185 titik, disusul Mempawah (93 titik), Kapuas Hulu (80 titik), dan Sintang (78 titik),”ujar Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel , pada 29 Juli 2025.

Adapun beberapa wilayah lain yang turut terdeteksi titik panas, antara lain, Sambas 41 titik, Ketapang 27 titik, Bengkayang: 53 titik, Landak 55 titik, Sekadau 15 titik, Kayong Utara 6 titik, Melawi 30 titik, Kubu Raya 30 titik.

Sementara itu, Kota Pontianak dan Singkawang tidak terdeteksi memiliki titik panas pada periode pengamatan ini.

Daniel menjelaskan bahwa berdasarkan informasi BMKG untuk deteksi hotspot dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS dari satelit polar seperti NOAA20, S-NPP, TERRA, dan AQUA.

Sensor ini mendeteksi anomali suhu panas di permukaan bumi yang mengindikasikan potensi kebakaran hutan atau lahan.

“Untuk Observasi dilakukan siang dan malam, namun pada daerah yang tertutup awan atau blank zone, hotspot tidak dapat terdeteksi,”ujarnya.

Baca juga: BPBD Kalbar Sebut Karhutla di Kubu Raya Cukup Sering Terjadi dan Menjadi Salah Satu Wilayah Terlama

BPBD Kalbar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah dengan sebaran titik panas tinggi.

Selain itu, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sanggau. Kali ini, titik api terpantau di kawasan Jalan Sanggau–Dokok, Selasa (29/7).

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sanggau, Tri Dibyo, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sumber api belum diketahui secara pasti. Namun, tim gabungan tengah berjibaku melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

“Kami masih berupaya memadamkan api. Saat ini petugas juga sedang mencari sumber air terdekat agar proses pemadaman bisa lebih efektif,” ujar Tri Dibyo di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, kondisi cuaca yang panas dan tiupan angin menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. Meski begitu, tim terus berupaya agar api tidak meluas dan merambat ke permukiman warga. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved