Karhutla Kalbar

Api Lalap 50 Hektare Lahan Gambut di Antibar Mempawah Timur, Kapolsek Imran: Kami Terus Siaga

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dari warga dan perangkat desa.

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/POLRES MEMPAWAH
KARHUTLA MEMPAWAH - Kapolsek Mempawah Timur Iptu Imran bersama tim gabungan berjibaku memadamkan karhutla di Jalan Pangasuma, Dusun Bukit Asam, Desa Antibar, Senin 28 Juli 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kecamatan Mempawah Timur. Kali ini, api membakar sekitar 50 hektare lahan gambut dan semak belukar di Jalan Pangasuma, Dusun Bukit Asam, Desa Antibar, Senin 28 Juli 2025.

Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Imran, S.I.P., memimpin langsung jalannya pemadaman bersama personel gabungan dari TNI, Marinir, Polres Mempawah, BPBD, dan KPH. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB setelah tim berjibaku sejak pagi.

“Medan yang terbakar berupa gambut membuat api cepat meluas. Kami mengerahkan empat unit mesin pompa untuk mempercepat pemadaman, dan berkat kerja sama semua pihak, situasi akhirnya dapat dikendalikan,” kata Iptu Imran.

Ia menambahkan, hingga kini penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti.

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dari warga dan perangkat desa.

Wabup Juli Suryadi Tegaskan Komitmen Pemkab Mempawah Tangani Karhutla

“Kami belum bisa memastikan apakah kebakaran ini disengaja atau tidak. Namun, melihat kondisi di lapangan, ada kemungkinan kebakaran terjadi karena pembukaan lahan untuk perkebunan,” jelas Kapolsek.

Selain memadamkan api, aparat juga melakukan pendinginan di lokasi untuk mencegah titik api muncul kembali.

Iptu Imran menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan rawan karhutla.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dampaknya sangat berbahaya, baik bagi lingkungan maupun kesehatan," katanya.

"Ke depan, Bhabinkamtibmas akan intens memberikan pembinaan dan sosialisasi bahaya karhutla kepada warga,” tegasnya menambahkan.

Selain itu Iptu Imran turut mengimbau masyarakat agar tidak melintas di Jalan Pangasuma, Dusun Bukit Asam apabila hendak menuju Kecamatan Anjongan, ataupun sebaliknya, karena kabut asap yang cukup tebal.

"Kalau mau berpergian dari Mempawah menuju arah Anjongan ataupun dari arah Anjongan menuju Mempawah sebaiknya melintasi jalur Sungai Pinyuh saja. Apabila berpergian jangan lupa menggunakan masker," pesannya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved