Dinas Pertanian dan Perkebunan Dukung Kolaborasi Atasi Kegawatdaruratan Jalan di Sintang
Sementara di sisi lain, masyarakat membutuhkan akses jalan yang memadai untuk menunjang aktivitas harian.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan sejumlah perusahaan swasta dalam upaya mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur jalan di wilayah Sintang.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Martin Nandung, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini sangat penting mengingat keterbatasan anggaran daerah dalam menangani kerusakan infrastruktur jalan yang kerap menjadi keluhan masyarakat.
“Pemkab Sintang memiliki keterbatasan dana di bidang infrastruktur. Oleh sebab itu, kita sangat memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan. Wilayah kita ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Martin, Senin 14 Juli 2025.
Menurutnya, meskipun pemerintah pusat dan provinsi telah berupaya membantu, proses birokrasi yang panjang seringkali menghambat percepatan perbaikan jalan.
Sementara di sisi lain, masyarakat membutuhkan akses jalan yang memadai untuk menunjang aktivitas harian.
“Kebutuhan masyarakat terhadap jalan tidak bisa ditunda. Mereka ingin akses yang bisa dilalui. Maka itu, kerja sama ini menjadi solusi penting, walau bersifat insidentil,” tambahnya.
Martin mengungkapkan, kolaborasi sejauh ini telah dilakukan di sejumlah ruas jalan seperti Kayu Lapis–Sepauk, Sintang–Semubuk, dan juga akses dari Sintang ke Kecamatan Ketungau Tengah.
Pada tahun 2022, Pemkab Sintang telah memulai komitmen bersama sejumlah perusahaan untuk memperbaiki ruas jalan provinsi dan kabupaten.
Baca juga: Dinas PU Sintang Teken MoU dengan Perusahaan, Bantu Tangani Jalan Rusak
“Semua perusahaan kita libatkan dan dibebani tanggung jawab yang sama lewat CSR. Tahun ini komitmen itu diperkuat lagi, terutama untuk perbaikan jalan di wilayah Ketungau,” jelas Martin.
Ia berharap kesepakatan ini tidak sekadar bersifat seremonial, namun dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan. Sistem penanganan jalan telah dibagi dalam segmen-segmen tertentu, dan dalam kondisi darurat, perusahaan diminta untuk segera turut serta dalam perbaikan.
“Jika ada kendala di lapangan atau butuh koordinasi, silakan dikomunikasikan. Ini jalan yang kita manfaatkan bersama, maka tanggung jawab menjaganya juga harus bersama,” tutupnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Polda Kalbar Bongkar Penyusup Aksi 30 Agustus! 87 Diamankan, Bom Molotov Ditemukan & Positif Narkoba |
![]() |
---|
PROFIL Mgr Samuel Oton Sidin, Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak! Mgr Agus Emeritus |
![]() |
---|
MENANG MUTLAK Akhmad Munir Nahkodai PWI Pusat dalam Kongres Persatuan Wartawan Indonesia di Jabar |
![]() |
---|
Bupati Romi Wijaya Sambangi Asrama Kayong Utara di Pontianak |
![]() |
---|
Kapolresta Pontianak Ungkap Ada Penyusup Bawa Molotov di Aksi Mahasiswa Mapolda Kalbar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.