Stok Darah di Sintang Masih Minim, Anggota DPRD Jhon Xifli Dorong PMI Lebih Aktif Jemput Bola

“PMI seharusnya punya agenda jelas, apakah donor darah dilakukan setiap bulan atau tiga bulan sekali. Bisa juga dengan jemput bola, turun langsung ke

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
WAWANCARA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jhon Xifli menyampaikan keprihatinannya terhadap minimnya pasokan darah yang tersedia melalui Palang Merah Indonesia (PMI). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jhon Xifli menyampaikan keprihatinannya terhadap minimnya pasokan darah yang tersedia melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Menurut Jhon Xifli ketersediaan stok darah di Kabupaten Sintang masih sangat kurang, sehingga membuat masyarakat yang membutuhkan darah harus bekerja keras untuk mencari secara mandiri.

“Kalau untuk kebutuhan darah di Sintang memang masih sangat kurang. Selama ini, saya sendiri rutin donor darah sebagai bentuk kontribusi,” ujar Jhon Xifli, Senin 30 Juni 2025.

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai, PMI perlu mengambil langkah proaktif agar stok darah dapat tercukupi, salah satunya dengan mengadakan kegiatan donor darah secara rutin dan terjadwal. 

Ia menyarankan agar PMI menggandeng berbagai pihak untuk menjangkau masyarakat secara langsung.

Buka Gawai 2 Dusun di Desa Merpak, Toni Anggota DPRD Sintang Ajak Jaga Adat dan Budaya Dayak

“PMI seharusnya punya agenda jelas, apakah donor darah dilakukan setiap bulan atau tiga bulan sekali. Bisa juga dengan jemput bola, turun langsung ke lapangan bekerja sama dengan instansi atau komunitas untuk menggelar aksi donor darah,” saran Jhon.

Jhon juga menyoroti fakta bahwa selama ini masyarakat yang membutuhkan darah lebih sering mencari bantuan secara mandiri.

“Biasanya kalau ada yang butuh darah, ya keluarganya cari sendiri. Kadang harus minta bantuan ke kepolisian, Kodim, atau Koramil. Sementara PMI seringkali tidak memiliki stok yang dibutuhkan. Ini yang harus dibenahi,” tegasnya.

Ia berharap, ke depan koordinasi antara PMI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat lainnya bisa ditingkatkan demi menjamin ketersediaan darah yang cukup bagi warga Sintang yang membutuhkan. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved